Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kajian Matahari Terbit PCM Gubeng: Qurban dan Transformasi Diri Menuju Muslim Tangguh

Iklan Landscape Smamda
Kajian Matahari Terbit PCM Gubeng: Qurban dan Transformasi Diri Menuju Muslim Tangguh
pwmu.co -

Membangun Komunikasi yang Baik

Ia juga menyoroti pentingnya membangun komunikasi yang baik dalam keluarga, mencontoh kisah Nabi Ibrahim dan Ismail.

“Dialog antara ayah dan anak itu penting. Nabi Ibrahim berdialog penuh hikmah dengan Ismail, sebagaimana budaya Jawa yang mengenal istilah ‘sangepo’ atau bahasa kiasan untuk mendidik anak,” jelas Sulthon.

Lebih dari sekadar penyembelihan hewan, qurban menjadi simbol pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial. Sulthon mengingatkan bahwa qurban yang diterima bukan semata-mata karena daging dan darah, tetapi keikhlasan niat dan pengorbanan yang tulus.

“Barang siapa yang mampu berqurban namun enggan melakukannya, janganlah mendekati tempat salat kami. Allah menginginkan keikhlasan kita,” tegasnya mengutip QS As-Saffat ayat 102.

Suasana peserta Kajian Ahad Pagi Matahari Terbit PCM Gubeng (Mochammad Farid/PWMU.CO)

Kajian ini juga menyentuh hati para jamaah lewat kisah inspiratif seorang pemulung yang, meskipun hidup sederhana, tetap bertekad menyisihkan rezekinya untuk berqurban.

“Mengapa kita sering hitung-hitungan dalam berqurban, padahal untuk urusan duniawi kita begitu mudah mengeluarkan biaya? Allah SWT memberi tanpa perhitungan, maka mari kita ikhlas dan maksimal dalam berqurban,” tambahnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Dalam penutupnya, Sulthon memberikan refleksi mendalam. “Islam dan Muhammadiyah hanya akan tetap kokoh jika umatnya mau berkorban. Jangan kita berpesta pora di atas makam pahlawan. Jangan sampai korupsi dan kebijakan semena-mena merusak kepercayaan umat. Qurban bukan hanya ritual fisik, melainkan juga simbol kepedulian sosial dan spiritual,” tegasnya.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Sulthon, memohon keberkahan dan kekuatan iman bagi seluruh jamaah. Suasana hangat penuh keakraban mewarnai momen ini, membawa pulang semangat baru dalam menyambut bulan Dzulhijjah.

Kajian Ahad Pagi Matahari Terbit PCM Gubeng tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah memperkuat iman, memperdalam makna pengorbanan, dan memotivasi transformasi diri menjadi Muslim yang tangguh.

Penulis Mochammad Farid Syahrizal Editor Zahra Putri Pratiwig

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu