SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) kembali menggelar kajian pagi rutin dengan penuh semangat dan kebahagiaan. Seluruh warga sekolah mengikuti kegiatan kajian bertema “Merefleksi Diri Berada di Dekat Orang-Orang Baik Sekitar”, Kamis (6/11/2025).
Kegiatan ini bertujuan mengajak guru dan karyawan melakukan perenungan diri serta memperkuat hubungan dengan lingkungan positif. Bertindak sebagai pemateri, M. Wildan Nasrullah, S.Psi menyampaikan bahwa menjadi pribadi yang baik tidak hanya terlihat dari ucapan, tetapi juga dari perbuatan, menjaga hati, serta memilih lingkungan yang membawa pada kebaikan.
“Beberapa waktu lalu, saya sempat merasa hidup berjalan begitu datar. Pekerjaan dan rutinitas terasa berat, dan semangat menurun. Namun, semuanya berubah ketika saya mendapatkan motivasi dari orang-orang di sekitar, mulai dari teman, rekan kerja, hingga keluarga,” ujar guru BK tersebut.
Ia menuturkan, orang-orang terdekat bukan hanya hadir sebagai teman berbagi cerita, namun juga menjadi teladan dalam kebaikan. Ada yang ringan tangan membantu tanpa pamrih, ada yang tak pernah lelah memberikan motivasi, dan ada keluarga yang selalu mengingatkan untuk bersyukur dalam keadaan apa pun.
Melihat ketulusan tersebut, ia mengaku rindu akan ucapan-ucapan mereka ketika dirinya sakit, hingga membuat mata berkaca-kaca.
“Saya mulai bertanya pada diri sendiri, ‘Apakah saya sudah menjadi orang baik bagi orang lain?’ Dari situ, saya belajar untuk lebih peduli, lebih sabar, dan tidak mudah menilai orang hanya dari luarnya,” ungkapnya.
Menurutnya, berada di dekat orang-orang baik bukan hanya membuat hati tenang, tetapi juga menularkan semangat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Ia merasa beruntung dikelilingi oleh orang-orang seperti itu karena tanpa disadari, kehadiran mereka membantu tumbuh secara sosial maupun spiritual.
Kini, setiap kali bertemu orang-orang baik di Smamita, ia selalu berdoa agar dapat menjadi bagian dari lingkaran kebaikan tersebut. Baginya, dunia akan terasa lebih indah ketika semua orang saling menebar kebaikan, sekecil apa pun itu.
“Orang-orang baik akan menarik kebaikan lainnya. Maka, penting bagi kita untuk selalu berada di sekitar mereka agar keimanan dan semangat beramal terus terjaga,” ujarnya.
Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan kali ini. Banyak di antara mereka merasa tersentuh dan termotivasi untuk memperbaiki diri serta memperluas pergaulan dengan teman-teman yang memiliki semangat kebaikan.
Melalui kegiatan rutin seperti kajian pagi ini, Smamita terus merawat rasa kekeluargaan antarsesama. Dengan refleksi diri dan bergaul dengan orang-orang baik, diharapkan seluruh civitas Smamita mampu menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments