Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kajian Perdana FOKAAM: Satukan Angkatan Muda Muhammadiyah dalam Satu Wadah Komunikasi

Iklan Landscape Smamda
Kajian Perdana FOKAAM: Satukan Angkatan Muda Muhammadiyah dalam Satu Wadah Komunikasi
Kajian Perdana FOKAAM Bojonegoro. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Forum Komunikasi Angkatan Muda Muhammadiyah (FOKAAM) Bojonegoro hadir sebagai wadah yang mempersatukan generasi muda Muhammadiyah dari berbagai organisasi otonom (ortom), di antaranya Nasyiatul Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Hizbul Wathan (HW), Tapak Suci, serta Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).

Forum ini dibentuk sebagai respon atas kebutuhan akan ruang komunikasi bersama yang mampu mempertemukan kader-kader muda Muhammadiyah lintas ortom.

Selama ini, angkatan muda Muhammadiyah aktif bergerak di organisasi masing-masing dengan berbagai program dan kegiatan. Namun demikian, belum terdapat wadah bersama yang menjadi tempat berkumpul, berdiskusi, dan membangun komunikasi lintas ortom secara berkelanjutan.

Kondisi tersebut menimbulkan keresahan tersendiri, khususnya terkait minimnya koordinasi, pertukaran gagasan, dan penguatan ideologi secara kolektif antar angkatan muda Muhammadiyah.

Berangkat dari keresahan tersebut, Founder dan Konseptor FOKAAM, Achmad Syaifullah Al-Habib berinisiatif membentuk sebuah forum komunikasi yang dapat menjadi “rumah bersama” bagi angkatan muda Muhammadiyah.

Habib merupakan kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang sebelumnya juga aktif di Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan Hizbul Wathan (HW).

Dengan pengalaman berorganisasi lintas jenjang dan ortom, ia memahami pentingnya komunikasi, kolaborasi, dan penguatan ideologi bagi keberlangsungan gerakan Muhammadiyah di masa depan.

Gagasan pembentukan FOKAAM mendapat sambutan positif dari kader-kader Muhammadiyah di berbagai daerah. Forum ini tidak hanya diikuti oleh angkatan muda dari satu wilayah, tetapi telah berkembang hingga lintas kota dan provinsi, bahkan diikuti oleh kader Muhammadiyah dari berbagai penjuru Indonesia.

Hal ini menunjukkan besarnya antusiasme dan kebutuhan akan forum komunikasi lintas ortom di kalangan angkatan muda Muhammadiyah.

Sebagai langkah awal, FOKAAM menyelenggarakan kajian perdana pada Rabu (17/12/2025). Kegiatan ini diikuti oleh hampir separuh anggota forum dan menjadi momentum penting dalam menegaskan arah gerak FOKAAM ke depan.

Kajian perdana tersebut menghadirkan Fathan Faris Saputro sebagai pemateri dengan mengangkat tema Kemuhammadiyahan, yang selaras dengan tujuan awal forum, yakni penguatan ideologi Muhammadiyah di kalangan generasi muda.

Dalam pemaparannya, Fathan Faris Saputro menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan forum komunikasi seperti FOKAAM.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Ia menyampaikan bahwa banyak forum mahasiswa atau kepemudaan yang hanya berjalan di awal, namun berhenti di tengah jalan karena kurangnya komitmen dan kesinambungan.

Oleh karena itu, FOKAAM diharapkan mampu terus bertahan, berkembang, dan memberikan dampak nyata bagi angkatan muda Muhammadiyah.

Kajian berlangsung dengan tertib dan interaktif. Para peserta terlihat antusias mengikuti materi, aktif berdiskusi, serta menyampaikan pandangan terkait peran strategis angkatan muda dalam menjaga dan meneruskan nilai-nilai Muhammadiyah.

Diskusi yang terbangun mencerminkan semangat belajar bersama dan keinginan kuat untuk memperkuat identitas sebagai kader Muhammadiyah.

Melalui kajian perdana ini, FOKAAM diharapkan tidak hanya menjadi wadah perkumpulan, tetapi juga ruang silaturahmi, penguatan ideologi, dan pengembangan kapasitas kader lintas ortom.

Angkatan muda sebagai ujung tombak organisasi perlu dirawat, difasilitasi, dan diberdayakan secara berkelanjutan agar Muhammadiyah tetap eksis dan relevan di tengah tantangan zaman.

Menutup kegiatan, Achmad Syaifullah Al-Habib menyampaikan apresiasi kepada para peserta kajian.

“Terima kasih kepada seluruh angkatan muda Muhammadiyah yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti kajian perdana dan bergabung dalam FOKAAM,” ungkapnya.

Ia berharap forum ini dapat terus dijaga, dikembangkan, dan menjadi sarana komunikasi yang produktif bagi kader Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

Habib juga mengungkapkan bahwa pada awalnya ia sempat ragu untuk membentuk forum ini. Namun, dengan tekad dan niat yang kuat, ia memberanikan diri untuk memulai, membangun, dan terus memperbaiki FOKAAM agar dapat menjadi forum yang bermanfaat bagi Angkatan Muda Muhammadiyah.(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu