Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kajian Ramadan 1447 H PDM Kabupaten Malang di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Bahas Revitalisasi Fikih Sosial-Kebencanaan

Iklan Landscape Smamda
Kajian Ramadan 1447 H PDM Kabupaten Malang di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Bahas Revitalisasi Fikih Sosial-Kebencanaan
Tampak khidmat kajian ramadan 1447 H PDM Kabupaten Malang di Aula Mas Mansur Kampus 1 SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen kembali dipercaya sebagai tuan rumah Kajian Ramadan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang pada Ahad (1/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Mas Mansur Kampus 1 mulai pukul 07.00–15.00 WIB ini dihadiri sekitar 500 peserta yang terdiri dari unsur PCM, PCA, hingga PRM se-Kabupaten Malang.

Kajian Ramadan 1447 H tahun ini mengusung tema “Revitalisasi Fikih Sosial-Kebencanaan: Ikhtiar Harmoni Manusia dan Alam untuk Kesejahteraan.” Tema tersebut dipilih sebagai respons atas meningkatnya bencana hidrometeorologi di Indonesia, termasuk banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Melalui forum ini, PDM Kabupaten Malang berupaya membangun pemahaman komprehensif tentang perspektif Islam dalam menghadapi bencana, sekaligus menegaskan bahwa bencana tidak semata dipandang sebagai musibah fatalistik, tetapi bagian dari pengelolaan lingkungan berbasis iman dan ilmu.

Empat Materi 

1. Green Deen: Islam dan Keselarasan Hidup Manusia-Alam oleh Pradana Boy Zulian Thobibul Fata, M.A., Ph.D.

2. Islam dan Lingkungan Hidup: Perspektif Sosio-Teologis oleh Rachmad Kristianto Dwi Susilo, M.A., Ph.D.

3. Sinergitas Penanggulangan Bencana bersama Relawan dan Komunitas oleh Purwoto, S.Sos., M.Si., Kepala BPBD Kabupaten Malang.

3. Sosialisasi Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah oleh Ir. Amirul Muslihin.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan Indonesia Raya dan Sang Surya, pembacaan kalam ilahi, sambutan Kepala SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen dan Ketua PDM Kabupaten Malang, serta pembukaan resmi oleh Ir. H. Tamhid Masyhudi, Wakil Ketua PWM Jawa Timur.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Dalam paparannya, Purwoto memetakan potensi bencana Kabupaten Malang yang berada di kawasan dataran rendah namun dikelilingi gunung aktif maupun tidak aktif, termasuk Gunung Arjuno Welirang, Kelud, Bromo, dan Semeru. Malang juga dialiri empat sungai besar—Brantas, Lesti, Metro, dan Konto—dengan puluhan anak sungai yang berpotensi menimbulkan risiko banjir dan tanah longsor.

Mengawali kegiatan, Kepala SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Moch. Arief Luqman Hakim, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan PDM Kabupaten Malang yang kembali memilih sekolahnya sebagai lokasi kajian.

melaporkan perkembangan positif sekolah, termasuk 404 siswa baru yang telah mendaftar ulang untuk Tahun Pelajaran 2026/2027 serta prestasi sebagai Juara Umum Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Dikmen Kabupaten Malang, dengan jumlah bidang lomba terbanyak yang lolos ke tingkat Provinsi Jawa Timur.

Ia juga memohon doa restu untuk pembangunan Gedung Pembelajaran Kampus 2 yang ditargetkan selesai hingga lantai 7 dan dilengkapi Menara Ahmad Dahlan sebagai simbol komitmen sekolah dalam peningkatan mutu layanan pembelajaran.

Sementara itu, Ketua PDM Kabupaten Malang, Prof. Dr. H. M. Nurul Humaidi, M.Ag., menegaskan bahwa hubungan harmonis manusia dengan alam merupakan bagian penting dari ibadah. Bagi Muhammadiyah, upaya menjaga kesejahteraan dan kebahagiaan umat manusia tidak hanya melalui ibadah mahdhah, tetapi juga penguatan kesadaran ekologis dan sosial.

Melalui Kajian Ramadan bertema Revitalisasi Fikih Sosial-Kebencanaan ini, PDM Kabupaten Malang berharap lahirnya pemahaman baru yang mengintegrasikan agama dan sains dalam mitigasi bencana, mengubah perspektif masyarakat dalam memaknai bencana, serta mendorong pengurangan risiko untuk mewujudkan kesejahteraan berkelanjutan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu