Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kajian Ramadhan PWM Jatim di Unmuh Jember Diikuti 1.560 Peserta

Iklan Landscape Smamda
Kajian Ramadhan PWM Jatim di Unmuh Jember Diikuti 1.560 Peserta
Ketua Panitia, Dr. Sofyan Rofi, M.Pd.I (paling tengah) (Muhammad Fajar Al Amin/PWMU.CO)
pwmu.co -

Ungkapan syukur dan terima kasih menjadi pesan hangat setelah pelaksanaan Kajian Ramadhan 1447 H yang digelar Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember), Sabtu–Ahad (21–22/2/2026).

Ketua Panitia, Dr. Sofyan Rofi, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi mendalam melalui pesan singkatnya kepada PWMU.CO atas suksesnya kegiatan yang diikuti 1.560 peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Jawa Timur tersebut.

“Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT atas terselenggaranya Kajian Ramadhan PWM Jawa Timur di Unmuh Jember yang berjalan dengan baik dan lancar. Kami mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya serta penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh narasumber dan tamu kehormatan yang telah membersamai kegiatan ini,” ujarnya.

Apresiasi untuk Tokoh Nasional

Dr. Sofyan secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Raja Juli Antoni, Abdul Mu’ti, serta Emil Dardak yang berkenan hadir.

Menurutnya, kehadiran para tokoh nasional tersebut menjadi kehormatan tersendiri sekaligus penguat semangat bagi seluruh peserta dan panitia.

Kegiatan yang diikuti 1.560 peserta dari unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Jawa Timur serta pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) tingkat provinsi ini menunjukkan tingginya kepedulian terhadap isu-isu strategis keumatan.

“Jumlah peserta yang besar dengan semangat luar biasa menjadi bukti kuat bahwa kesadaran terhadap isu ekoteologi dan peran kekhalifahan terus tumbuh di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Tema Ekoteologi dan Tugas Kekhalifahan

Mengusung tema “Ekoteologi dan Tugas Kekhalifahan”, kajian ini meneguhkan kembali tanggung jawab umat Islam sebagai khalifah di muka bumi.

Dr. Sofyan menekankan bahwa persoalan lingkungan tidak hanya menjadi isu teknis, melainkan juga bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Kesadaran ekologis harus lahir dari iman. Menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah dan wujud nyata tanggung jawab kita sebagai khalifah,” tegasnya.

Ia juga mengaku memiliki kesan mendalam terhadap soliditas panitia dan sinergi antar-lembaga yang terbangun selama kegiatan berlangsung.

“Antusiasme peserta, kerja keras panitia, serta kolaborasi yang dilandasi niat ibadah menghasilkan kebaikan yang besar. Seluruh rangkaian acara dapat terlaksana dengan tertib, lancar, dan penuh hikmat,” tuturnya.

Harapan Gerakan Nyata Pascakajian

Di akhir pernyataannya, Dr. Sofyan berharap semangat ekoteologi tidak berhenti pada forum kajian, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata menjaga lingkungan, memperkuat pendidikan, dan menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat luas.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PWM Jawa Timur, civitas akademika Unmuh Jember, para mitra sponsor, serta seluruh peserta yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.

“Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah bagi kita semua,” pungkasnya.

Kajian Ramadhan ini menjadi momentum penting bagi Muhammadiyah Jawa Timur dalam memperkuat konsolidasi gerakan, memperdalam spiritualitas, sekaligus meneguhkan komitmen sosial dalam menjawab tantangan zaman.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu