Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kajian Rebonan PRM Payaman Kupas Adab Bertamu dalam Islam

Iklan Landscape Smamda
Kajian Rebonan PRM Payaman Kupas Adab Bertamu dalam Islam
pwmu.co -
Kajian Rebonan di masjid Al-Jihad Payaman (Andrian Febri Wicaksono/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Payaman, Lamongan kembali menggelar kajian rutin malam Rabu atau Kajian Rebonan pada Selasa (29/7/2025) malam di Masjid Al-Jihad Payaman.

Kajian ini diikuti oleh jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari warga Muhammadiyah, simpatisan, hingga remaja masjid yang turut aktif menyimak jalannya kajian. Semangat kebersamaan dan dahaga akan ilmu tampak dari antusiasme para peserta yang bertahan hingga akhir sesi.

Kegiatan pekanan ini menghadirkan Ustadz Faidlur Rohman BA MPd sebagai pemateri, dengan Ali Solikhin SAg sebagai moderator yang memandu jalannya kajian dalam suasana hangat dan interaktif.

Kajian kali ini membahas isi kitab Minhājul Muslim karya ulama asal Aljazair, Syaikh Abu Bakr Jabir Al-Jaza’iri. Fokus kajian tertuju pada bab Adab al-Duyūf (Adab Bertamu), yang mengulas etika Islam baik dari sisi tamu maupun tuan rumah. Kitab ini dikenal sebagai panduan hidup yang komprehensif bagi setiap Muslim, mencakup aspek ibadah, akhlak, hingga hubungan sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pemaparannya, Ustadz Faidlur menegaskan bahwa adab bertamu bukan sekadar tata krama sosial, melainkan bagian dari ajaran Islam yang mencerminkan kesempurnaan syariat serta kemuliaan akhlak seorang Muslim.

“Islam mengajarkan kita untuk menjaga perasaan orang lain, bahkan dalam hal sekecil mengetuk pintu rumah. Menjadi tamu ada etikanya, begitu pula menjadi tuan rumah. Hal ini mencerminkan keindahan Islam sebagai agama yang sempurna,” ujarnya

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seorang tamu sebaiknya datang pada waktu yang tidak mengganggu, mengetuk pintu dengan sopan, dan tidak memaksakan kehendak.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Tuan rumah dianjurkan untuk menjamu tamunya selama tiga hari, sesuai dengan hadis Nabi Muhammad SAW, serta bersikap ramah dengan pelayanan yang disesuaikan dengan kemampuannya. Kedua pihak juga dianjurkan untuk saling mendoakan sebagai wujud kasih sayang dan penghargaan,” tuturnya.

Selain itu, Ustadz Faidlur juga menyoroti pentingnya menghidupkan kembali nilai-nilai adab dalam interaksi sehari-hari, terutama di tengah arus modernisasi yang kerap mengabaikan etika dasar dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, hal ini sangat krusial agar umat Islam tidak hanya dikenal dari sisi ibadah ritual, tetapi juga melalui praktik akhlak mulia dalam kehidupan nyata.

Kajian yang menjadi agenda rutin ini dirancang sebagai ruang belajar bersama sekaligus sarana untuk mempererat ukhuwah di lingkungan PRM Payaman. Dengan tema-tema kajian yang terus bergulir setiap pekan, kajian ini diharapkan dapat menjadi fondasi dalam membentuk karakter Islami yang kokoh di tengah masyarakat. (*)

Penulis Andrian Febri Wicaksono Editor Ni’matul Faizah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu