
PWMU.CO — Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Sukorejo Kota Blitar kembali menyelenggarakan kegiatan Kajian Rutin Ahad kedua yang telah menjadi program kerja tetap organisasi (13/7/2025).
Kajian ini dilaksanakan secara bergilir di ranting-ranting yang berada di bawah naungan PCA Sukorejo, sebagai upaya mempererat silaturahmi antaranggota serta memperkuat eksistensi kegiatan di tingkat ranting.
Pada kesempatan kali ini, kegiatan dilaksanakan dengan penuh semangat dan kekhusyukan, dihadiri oleh pengurus serta anggota PCA, dengan jumlah peserta sekitar 20 orang.
Meskipun belum seluruh anggota dapat hadir secara rutin, kegiatan ini terus digalakkan agar partisipasi semakin meningkat. PCA menyadari pentingnya pendekatan yang aktif dan berkesinambungan dalam mengajak anggota untuk terlibat.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan tilawah bersama, dilanjutkan dengan tausiyah, dan ditutup dengan koordinasi pengurus. Kajian ini tidak hanya menjadi sarana ruhiyah, tetapi juga momentum penting untuk menyamakan langkah antarstruktur organisasi.
Tausiyah kali ini disampaikan oleh sekretaris PCA Sukorejo, Miftakhul Rohmah SAg. Dengan mengangkat tema “Pentingnya Menuntut Ilmu sebagai Syarat Diterimanya Ibadah”, beliau menegaskan bahwa keimanan harus disertai dengan ilmu.

“Ibadah yang dilakukan tanpa ilmu, berisiko tidak sah dan tidak diterima oleh Allah SWT. Sebaliknya, ilmu tanpa iman bisa disalahgunakan untuk hal-hal yang tidak sesuai syariat,” ujarnya.
Mengacu pada QS. Al-Mujadalah ayat 11, dijelaskan bahwa Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu. Ayat tersebut menjadi dasar kuat bahwa menuntut ilmu bukan hanya kebutuhan, tapi juga perintah langsung dari Allah SWT:
“Wahai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: ‘Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,’ maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: ‘Berdirilah kamu,’ maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. Al-Mujadalah: 11)
Beliau juga menegaskan bahwa ilmu adalah kunci kesuksesan dunia dan akhirat. Menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap muslim tanpa memandang usia, status, atau latar belakang.
“Selama hayat masih dikandung badan, menuntut ilmu adalah kewajiban agar ibadah kita benar, sempurna, dan diterima Allah SWT,” tambahnya.
Melalui kajian ini, PCA Sukorejo berharap semangat menuntut ilmu semakin tumbuh di kalangan anggotanya dan menjadi budaya positif di lingkungan masyarakat.
Dengan ilmu, keimanan akan semakin kuat, ibadah lebih bermakna, dan kehidupan menjadi lebih terarah sesuai tuntunan Islam.(*)
Penulis Miftakhul Rohmah Editor Zahrah Khairani Karim





0 Tanggapan
Empty Comments