Kajian tafsir Al-Qur’an di Masjid At-Taqwa Pandan, Genteng, Banyuwangi, membahas ciri-ciri orang munafik pada Rabu (28/1/2026). Materi tersebut disampaikan oleh Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Genteng, Taufiqur Rohman, M.Pd.I.
Pengajian digelar setelah salat Maghrib berjamaah dan diikuti jamaah masjid serta warga Muhammadiyah Ranting Kembiritan, baik laki-laki maupun perempuan.
Di awal kajian, Taufiqur Rohman mengajak jamaah untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas rahmat dan hidayah-Nya sehingga dapat menghadiri majelis ilmu tersebut.
“Semoga kehadiran di majelis taklim ini memberikan ilmu yang bermanfaat bagi kita dalam mengarungi kehidupan,” ujarnya.
Memasuki inti kajian, ustaz kelahiran Srono itu membacakan ayat Al-Qur’an Surat An-Nisa ayat 60. Dalam ayat tersebut dijelaskan tentang ciri-ciri orang munafik yang harus dihindari umat Islam. Di antaranya adalah sikap menduakan Allah. Mereka mengaku beriman kepada kitab Allah dan rasul-Nya, tetapi dalam praktiknya justru berhukum kepada thagut, yakni selain Allah. Sikap tersebut bahkan tampak dalam cara mereka menyelesaikan persoalan hidup.
Ciri lainnya, lanjutnya, adalah menghalangi manusia mengikuti ajaran Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah, termasuk ajaran tauhid yang mengesakan Allah.
“Bagaimana cara menghadapi orang-orang munafik tersebut?” tanyanya kepada jamaah.
Ia menjelaskan, sikap yang dapat dilakukan adalah berpaling dari mereka, memberikan pelajaran yang baik, serta menyampaikan nasihat dengan perkataan yang menyentuh hati. Harapannya, mereka dapat menyadari kesalahannya, memohon ampun kepada Allah, serta kembali kepada hukum Allah dan rasul-Nya.
Kajian yang berlangsung sekitar 45 menit itu berjalan khidmat dan ditutup dengan bacaan hamdalah, kemudian dilanjutkan dengan salat Isya berjamaah. Pada rakaat pertama, imam membaca Surat Al-A’la, sedangkan pada rakaat kedua membaca Surat Ath-Thariq.
Usai salat, jamaah mengikuti ramah tamah sambil menikmati bakso khas Pandan yang disediakan panitia. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments