SD Muhammadiyah 4 (SD Mupat) Kota Malang menggelar kegiatan Darul Arqom bagi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dengan menghadirkan narasumber istimewa.
Tak lain, ia adalah Guru Besar Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Prof Dr Tobroni MSi.
Dalam sesi yang berlangsung Kamis (12/03/2026) tersebut, Prof. Tobroni memaparkan materi mengenai “Karakter Spiritual dan Profesionalitas Guru” sebagai fondasi utama pendidik Muhammadiyah.
Esensi Guru: Pekerjaan Professional Berbasis Spiritual
Prof Tobroni menekankan bahwa profesi guru bukanlah sekadar pekerjaan administratif. Melainkan sebuah “Pekerjaan Professional” yang harus berlandaskan karakter spiritual yang kuat. Beliau menjelaskan bahwa terdapat tiga aspek utama yang harus dimiliki seorang guru:
- Karakter Utama (Spiritual): Menjadikan nilai-nilai ketuhanan sebagai dasar dalam mendidik.
- Karakter Kinerja (Profesionalitas): Menunjukkan kualitas kerja yang unggul dan terukur.
- Kompetensi Guru: Meliputi penguasaan materi dan metodologi pengajaran yang mumpuni.
Dalam paparannya, Prof. Tobroni menjelaskan bahwa guru adalah pilar utama dalam pembentukan karakter siswa. Guru Muhammadiyah harapannya memiliki sifat-sifat mulia seperti:
- Ikhlas: Beramal tanpa pamrih kecuali mencari rida Allah.
- Ihsan: Melakukan pekerjaan dengan kualitas terbaik dan merasa selalu diawasi oleh Tuhan.
- Mujahid (Berjiwa Jihad): Memandang pendidikan sebagai medan perjuangan untuk memajukan umat.
- Uswah Hasanah: Menjadi teladan yang baik bagi para murid di sekolah maupun di masyarakat.
Tak lupa, ia juga mengingatkan bahwa pendidikan karakter hanya akan berhasil jika guru memiliki integritas, kasih sayang, dan komitmen yang tinggi dalam menjalankan perannya.
Melalui kegiatan Darul Arqom ini, Prof. Tobroni mengajak GTK SD Mupat untuk terus melakukan transformasi diri agar menjadi guru yang berkemajuan.
Guru tidak boleh hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga harus memiliki kecerdasan spiritual yang mampu menggerakkan hati para peserta didik.
Kegiatan ini harapannya mampu merevitalisasi semangat para guru SD Mupat untuk tidak hanya mentransfer ilmu (transfer of knowledge). Tetapi juga mentransfer nilai-nilai karakter (transfer of values) yang selaras dengan cita-cita pendidikan Muhammadiyah.






0 Tanggapan
Empty Comments