Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Karya Pelajar untuk Indonesia Raya: Refleksi Milad ke-64 Ikatan Pelajar Muhammadiyah

Iklan Landscape Smamda
Karya Pelajar untuk Indonesia Raya: Refleksi Milad ke-64 Ikatan Pelajar Muhammadiyah
pwmu.co -
(Alfain Jalaluddin Ramadlan/PWMU.CO)

Oleh: Alfain Jalaluddin Ramadlan – Ketua Umum PR IPM SMP Muhammadiyah 8 Laren Periode 2014-2015 dan Sekretaris Umum PR IPM Al Mizan Putra Periode 2017-2018.

PWMU.CO – Tepat pada 18 Juli 2025, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) genap berusia 64 tahun. Sebuah usia yang tidak lagi muda, menandakan kedewasaan sebuah organisasi pelajar yang telah mewarnai perjalanan bangsa dengan semangat pencerahan dan gerakan keilmuan.

IPM telah menjadi kawah candradimuka lahirnya pelajar-pelajar tangguh, berakhlak, dan berkemajuan. Melalui kaderisasinya yang berjenjang dan pembinaan yang konsisten, IPM hadir sebagai wadah strategis dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki semangat perubahan, daya cipta, serta jiwa kepemimpinan yang kuat.

Di momen milad ini, penulis ingin berbagi refleksi personal sebagai seorang yang pernah tumbuh dan berproses dalam rahim IPM. Kiprah penulis dimulai sejak usia 13 tahun, saat duduk di bangku SMP. Pada Musyawarah Ranting di periode pertama, penulis terpilih sebagai Wakil Sekretaris PR IPM SMP Muhammadiyah 8 Laren. Setahun berikutnya, penulis dipercaya menjadi Ketua Umum untuk periode 2014–2015.

Momen tersebut menjadi titik penting dalam sejarah pribadi penulis. Di usia yang masih belia, penulis telah terlibat sebagai panitia internal dalam penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musyda) PD IPM Lamongan yang berlangsung di Desa Godog, sekaligus menyaksikan terpilihnya almarhum Irvan Syaifullah sebagai Ketua Umum.

Tak hanya aktif di tingkat ranting, penulis juga diberi amanah di tingkat Ranting Desa sebagai anggota KDI dan Cabang sebagai anggota Pimpinan Cabang IPM Laren. Di sana, penulis menjabat sebagai Ketua Bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan (PIP) dan aktif dalam Asosiasi Seni Budaya dan Olahraga (ASBO) pada tahun 2014-2016. Pengalaman-pengalaman tersebut sangat membekas, membentuk karakter, memperluas wawasan, dan menanamkan nilai-nilai perjuangan yang hingga kini masih menjadi bekal dalam kehidupan.

Setelah lulus dari SMP pada tahun 2016, penulis melanjutkan studi di Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) 9 Al Mizan. Di sinilah penulis kembali aktif dalam IPM, terpilih menjadi Sekretaris Umum PR IPM Al Mizan Putra setelah meraih suara terbanyak kedua dalam musyawarah. Meski hanya menjabat setengah periode, banyak kontribusi yang dapat diberikan, baik dalam penguatan literasi, pembinaan kader, hingga penguatan sinergi dengan lembaga pondok. Pada saat yang sama, penulis juga aktif di PC IPM Lamongan Kota untuk periode 2017–2019, menjabat sebagai Ketua Bidang ASBO dan pernah masuk dalam Lembaga Media PD IPM Lamongan pada tahun 2020.

Ketika masa SMA berakhir pada tahun 2019, penulis melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi di Universitas Muhammadiyah Lamongan dan mulai aktif dalam jenjang organisasi mahasiswa, yakni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Perjalanan ini menunjukkan kesinambungan kaderisasi dari IPM ke IMM, sebagai wujud konkret kader pelajar Muhammadiyah yang tidak berhenti belajar, berjuang, dan berkarya.

Dari pengalaman tersebut, penulis memperoleh banyak pelajaran berharga. IPM telah menjadi tempat yang luar biasa untuk melatih public speaking, menumbuhkan keberanian tampil di depan umum, meningkatkan kemampuan menulis dan berpikir kritis, hingga membangun jejaring yang luas dengan kader-kader terbaik di berbagai daerah. Bahkan, melalui IPM, penulis bisa mengenal tokoh-tokoh nasional Muhammadiyah yang selama ini hanya dikenal melalui buku atau media.

Refleksi Milad

Setiap milad bukan hanya ajang seremonial, melainkan ruang refleksi. Dalam usia ke-64 ini, IPM semakin menunjukkan peran pentingnya sebagai agent of change di tengah dunia pelajar Indonesia. Tema “Karya Pelajar untuk Indonesia Raya” menjadi sangat relevan dengan tantangan zaman yang semakin kompleks. IPM bukan hanya mencetak pelajar yang cerdas secara akademik, tetapi juga pelajar yang produktif, kreatif, dan peduli terhadap persoalan umat dan bangsa.

Karya yang dimaksud dalam tema ini tidak selalu bersifat monumental atau fisik, melainkan bisa berupa gagasan, tulisan, gerakan sosial, dakwah digital, kegiatan kemanusiaan, hingga keteladanan sikap dalam kehidupan sehari-hari.

Pelajar IPM harus mampu menjadi pelopor dalam mengembangkan literasi, menjaga lingkungan, menyuarakan nilai-nilai keadilan, dan menolak segala bentuk kekerasan maupun intoleransi.

Di tengah arus globalisasi yang seringkali menelan identitas generasi muda, IPM perlu hadir sebagai benteng moral dan ideologis. Di tengah derasnya arus digital yang memanjakan budaya instan, IPM harus menumbuhkan semangat membaca, menulis, dan berpikir kritis. Di tengah semangat kompetisi yang sering melupakan nilai kolaborasi, IPM harus menumbuhkan empati dan semangat gotong royong antarpelajar.

Pesan KH Ahmad Dahlan

Seiring dengan usia yang terus bertambah, IPM perlu menyusun strategi baru untuk menjawab tantangan zaman. Karya pelajar hari ini harus berdampak dan berkelanjutan. IPM harus mampu melahirkan pelajar yang memiliki kepekaan terhadap isu-isu sosial dan mampu menuangkannya melalui tulisan, menjadi pendakwah muda yang ramah dan mencerahkan, aktivis lingkungan yang peduli terhadap bumi, serta inovator muda yang menjawab kebutuhan masyarakat melalui teknologi.

Sebagaimana pesan KH Ahmad Dahlan: “Hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah.” Maka pelajar IPM harus menjadikan hidupnya berarti dengan menghadirkan karya yang nyata. Bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi untuk umat, bangsa, dan peradaban dunia.

Akhir kata, selamat Milad ke-64 Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Teruslah menyalakan obor pencerahan, menebar semangat perubahan, dan melahirkan karya terbaik untuk Indonesia Raya karena sesungguhnya, di tangan pelajar yang beriman dan berilmu-lah, masa depan bangsa ini digantungkan. (*)

Editor Ni’matul Faizah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu