Kelompok Bermain (KB) Anak Sholeh dan Taman Kanak-kanak (TK) Aisyiyah Kalimas Besuki menggelar kegiatan perdana Mini Camp Tunas Athfal di Stadion Wiradipura, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo Jumat (31/10/2025).
Sebanyak 284 anak mengikuti kegiatan bertema “Menumbuhkan Semangat Keislaman, Kebangsaan, Kemandirian, dan Gotong Royong.” Suasana sore itu tampak meriah dengan semangat peserta yang mengenakan atribut kepanduan.
Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur pimpinan, antara lain Kwarda Hizbul Wathan Situbondo, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Besuki, Kwartir Cabang (Kwarcab) HW Besuki, serta Pengawas KB Kecamatan Besuki. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap penguatan karakter Islami dan semangat kepanduan di lingkungan pendidikan anak usia dini.
Mini Camp Tunas Athfal merupakan perkemahan singkat yang dirancang untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, dan kerja sama sejak dini melalui kegiatan edukatif yang menyenangkan. Anak-anak tampak antusias membawa ransel kecil dan mengikuti setiap kegiatan dengan ceria, didampingi guru, orangtua, dan panitia.
Kepala TK Aisyiyah Besuki, Bunda Suphiatin Nisa, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Mini Camp Tunas Athfal diikuti 284 anak dari KB Anak Sholeh dan TK Aisyiyah Besuki. Tujuannya melatih kemandirian, kedisiplinan, dan kepekaan sosial sejak dini. Kami bersyukur atas dukungan paguyuban, wali murid, serta PCA Besuki yang telah membantu dengan tenaga, pemikiran, dan materi,” ujarnya.
Dia berharap kegiatan ini berdampak positif bagi anak-anak.
“Nilai-nilai yang mereka pelajari di Mini Camp semoga bisa diterapkan di sekolah maupun di rumah,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua PCA Besuki Bunda Rumiyati menuturkan kegiatan Tunas Athfal Hizbul Wathan memiliki peran penting dalam pembentukan karakter Islami anak.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keimanan, kerja sama, kedisiplinan, dan kemandirian. Anak-anak diharapkan mampu menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh, baik di sekolah, rumah, maupun masyarakat,” ungkapnya.
Bunda Rumiyati menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi.
“Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat. Kami berpesan kepada para guru agar terus bersemangat membina generasi penerus yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” tuturnya.
Kegiatan diisi berbagai aktivitas edukatif seperti penampilan kreativitas, permainan kebersamaan, serta jelajah mini mengenal tokoh pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan dan Nyai Walidah. Acara ditutup dengan api unggun kebersamaan sebagai simbol semangat, persaudaraan, dan keceriaan peserta.





0 Tanggapan
Empty Comments