Motivasi Sang Profesor

Sambutan ketiga disampaikan oleh Prof Nazarudin, diawali dengan wejangan bahwa iman dan amal saleh itu harus diamalkan dan dipraktikkan sehingga menghasilkan rasa empati dari masyarakat. Untuk menjadi sekolah besar, menurutnya, harus mempunyai keunikan tersendiri, tidak monoton dari tahun ke tahun, sehingga bisa menjadi daya tarik di hati calon peserta didik maupun orang tua.
“Di samping itu, menaruh waktu sepenuhnya untuk sekolah, karena sekolah bukan hanya tempat mampir minum tetapi untuk dikelola dalam rangka mengawal peserta didik memperoleh ilmu yang mumpuni,” ujar Prof Nazarudin.
Selanjutnya, Rektor UMM menambahkan bahwa sebagai seorang guru tidak ada kegiatan yang berakhir. Artinya, kita harus selalu berinovasi, menyesuaikan dengan era, termasuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang terus berubah.
“Lakukan setiap pekerjaan dengan sungguh-sungguh, dan yang tidak kalah penting adalah jangan mudah sambat (mengeluh) ketika menghadapi program yang belum dikerjakan sudah sambat duluan,” pungkas Prof. Nazarudin.
Tepat pukul 17.00 WIB, acara penyambutan Rektor UMM berakhir. Setelah beramah-tamah, rombongan rektor izin undur diri untuk meneruskan perjalanan pulang ke Malang.
Penulis Abdul Muntholib Editor Zahra Putri Pratiwig





0 Tanggapan
Empty Comments