Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kemah Tamu Penghela SMA Muha Genteng Ditutup dengan Pengalungan Hasduk

Iklan Landscape Smamda
Kemah Tamu Penghela SMA Muha Genteng Ditutup dengan Pengalungan Hasduk
pwmu.co -

PWMU.CO – Upacara penutupan Kemah Tamu Penghela Hizbul Wathan (HW) SMA Muhammadiyah 2 (SMA Muha) Genteng, Banyuwangi, digelar Sabtu (2/8/2025) di halaman utama sekolah. Penutupan ditandai dengan pengalungan hasduk penghela kepada perwakilan peserta.

Kemah yang berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu (1–2/8/2025), diselenggarakan oleh Dewan Kerabat KH Ahmad Dahlan Qabilah SMA Muha Genteng. Kegiatan ini berlangsung tertib dan lancar. Seluruh materi kegiatan berhasil disampaikan secara utuh dengan durasi yang memadai.

Guru pembina Hizbul Wathan SMA Muha Genteng, Risal Setyo Pratomo, menyampaikan bahwa selama kemah, kedisiplinan peserta menjadi perhatian utama.

“Kami tekankan kepada semua peserta untuk selalu mengikuti seluruh kegiatan sesuai dengan jadwal dan jam yang telah ditentukan. Harus tepat waktu. Hal tersebut kami terapkan demi melatih dan menerapkan kedisiplinan kepada anak-anak, dan alhamdulillah semua berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kebersamaan, kerja sama tim, ibadah, dan kesopanan sangat mewarnai kegiatan tersebut. “Semoga bisa membekas dan bisa diterapkan dalam kesehariannya,” harapnya.

Materi Kepanduan HW

Salah satu materi utama dalam kegiatan ini adalah tentang kepanduan Hizbul Wathan. Materi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Banyuwangi, Fajri Nur Muhammad Arif ST.

Ia menyampaikan pokok-pokok penting tentang sejarah HW, janji HW, hingga Undang-Undang Pandu HW.

“Ada tiga janji HW yang harus kalian hafal dan tentunya dilaksanakan saat kalian sudah dilantik menjadi kader HW, yaitu: satu, setia mengerjakan kewajiban saya terhadap Allah, undang-undang, dan tanah air. Dua, menolong siapa saja semampu saya. Tiga, setia menepati Undang-Undang Pandu HW,” jelasnya.

Ia menekankan pada janji kedua. “Pada poin kedua di atas merupakan tugas mulia kader HW yang tidak memilih dan memilah dalam masalah sosial,” ujarnya.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Jelajah Alam dan Penutupan

Hari kedua kemah dimulai dengan kegiatan Perjalanan Sehari (Perjari) di sekitar area persawahan dekat lingkungan sekolah sejak pukul 07.00 hingga 09.00 WIB. Setelah peserta membersihkan diri, apel penutupan dimulai pukul 10.00 WIB dengan Kepala SMA Muha Genteng, Drs Suharyono, sebagai pembina upacara.

Dalam amanatnya, Suharyono menyampaikan pentingnya kegiatan Perjari sebagai sarana untuk mentadaburi ciptaan Allah SWT.

“Perjari merupakan perjalanan menjelajahi alam yang telah diciptakan Allah, Tuhan semesta alam, yang luar biasa. Bagaimana kalian mampu mentadaburi atas kuasa Tuhan tersebut,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar HW tidak berhenti setelah kemah usai. “HW tidak vakum dan terus berkesinambungan menjadi kader-kader yang hebat. Dan harapan kami, jika nanti kalian jadi pejabat bisa amanah,” pesan Suharyono.

Usai apel, dua wakil dari peserta HW putra dan putri, maju ke depan barisan untuk menerima pengalungan hasduk penghela. Peserta putra dikalungi langsung oleh kepala sekolah, sementara peserta putri oleh Ariya Ermiles, M.Pd.

Dengan mengucapkan alhamdulillah, kemah tamu penghela resmi ditutup. Seluruh peserta kemudian membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡