Rangkaian kegiatan Kemah Akhir Pekan (Kemahiran) dan Malam Bina Iman dan Takwa (Mabit) yang digelar oleh SMP Muhammadiyah 22 Mantup, Lamongan resmi berakhir pada Sabtu (27/9/2025).
Upacara penutupan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di halaman SMP Muhammadiyah 10 Mantup dan dipimpin langsung oleh Kepala SMP Muhammadiyah 22 Mantup, Elvi Widayati, S.Pd., M.Pd., yang bertindak sebagai pembina upacara.
Seluruh siswa SMP Muhammadiyah 22 Mantup mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan semangat yang luar biasa.
Mereka terlibat aktif dalam setiap agenda yang telah disiapkan panitia, mulai dari materi kepanduan Hizbul Wathan, latihan kedisiplinan, permainan edukatif, hingga kegiatan keagamaan dalam Mabit.
Dalam amanatnya, Elvi menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan selama dua hari penuh. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja sama semua pihak, mulai dari bapak dan ibu guru, para pembina, hingga pelatih Hizbul Wathan yang telah memberikan kontribusi terbaik mereka.
“Alhamdulillah, kegiatan selama dua hari ini berjalan lancar dengan semangat siswa yang luar biasa. Terima kasih saya sampaikan kepada semua pihak yang terlibat, mulai dari bapak-ibu guru, para pembina, hingga pelatih Hizbul Wathan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah mengikuti kegiatan hingga selesai.
“Kalian tidak salah memilih SMP Muhammadiyah 22 Mantup karena insyaAllah dari sekolah ini akan lahir generasi sukses yang bermanfaat dan dibutuhkan oleh masyarakat,” tambahnya, seraya menutup amanat dengan bacaan hamdalah.
Usai upacara penutupan, suasana penuh keakraban terasa ketika seluruh peserta dan pembina melaksanakan tepuk Hizbul Wathan bersama sebagai simbol persaudaraan dan kekompakan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama untuk mengabadikan momen bersejarah Kemahiran tahun ini. Tak hanya itu, para siswa juga dengan sigap membongkar tenda dan melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah yang digunakan sebagai lokasi kegiatan.
Hal tersebut menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian lingkungan tetap dijaga hingga akhir kegiatan.
Perkemahan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi juga merupakan sarana strategis dalam pembinaan karakter siswa. Melalui kegiatan Kemahiran dan Mabit, para siswa didorong untuk belajar mandiri, disiplin, serta mengasah keterampilan kepanduan yang sejalan dengan nilai-nilai Islam.
Selain itu, kegiatan ini turut mempererat ukhuwah Islamiyah antara siswa, guru, dan para pembina.
Dengan suksesnya pelaksanaan kegiatan Kemahiran dan Mabit 2025, SMP Muhammadiyah 22 Mantup kembali menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi muda yang berakhlak mulia, terampil, tangguh, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Para peserta pun pulang dengan membawa pengalaman berharga yang akan menjadi bekal penting dalam menapaki perjalanan pendidikan dan kehidupan di masa depan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments