Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali menunjukkan respons cepat dalam meningkatkan layanan pendidikan di daerah 3T dengan memprioritaskan revitalisasi SD Negeri Tando.
Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh peserta didik memperoleh fasilitas belajar yang layak, aman, dan berkualitas.
Sepanjang 2025, Kemendikdasmen telah merevitalisasi 16.167 satuan pendidikan di Indonesia. Khusus di Nusa Tenggara Timur (NTT), sebanyak 576 sekolah telah menerima manfaat dengan total anggaran lebih dari Rp589 miliar.
Untuk tahun 2026, SD Negeri Tando ditetapkan sebagai salah satu prioritas revitalisasi guna mengatasi keterbatasan ruang belajar.
Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal, Gogot Suharwoto, menjelaskan bahwa revitalisasi dilakukan secara menyeluruh.
“Revitalisasi mencakup pembangunan empat ruang kelas baru, ruang UKS, perpustakaan, ruang administrasi, serta fasilitas sanitasi,” ujarnya.
Program ini dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Pelaksanaan revitalisasi dilakukan secara bertahap dan terstruktur:
- Minggu II April 2026: verifikasi dan validasi lapangan
- Minggu III April 2026: penandatanganan perjanjian kerja sama
- Minggu IV April 2026: penyaluran bantuan
- Awal Mei 2026: pekerjaan fisik dimulai
Dengan skema ini, pemerintah memastikan proses berjalan cepat, tepat sasaran, dan akuntabel.
Kepala Dinas Pendidikan Manggarai Barat, Johanis Hani, mengapresiasi langkah cepat pemerintah pusat.
“Kami berharap program ini berjalan lancar agar siswa segera mendapatkan fasilitas yang layak dan nyaman,” ujarnya.
Kepala sekolah, Fransiskus Jenala, menyampaikan bahwa kondisi sarana saat ini masih terbatas.
“Kami berharap penambahan ruang kelas dan fasilitas lainnya dapat meningkatkan kualitas pembelajaran,” ungkapnya.
Program revitalisasi ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan berkualitas hingga pelosok negeri.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, diharapkan kualitas pendidikan di daerah 3T semakin meningkat dan merata.





0 Tanggapan
Empty Comments