Salat malam atau salat tahajud adalah ibadah yang sangat istimewa di mata Allah. Dikerjakan di waktu sepertiga malam terakhir, salat ini menjadi waktu mustajab untuk berdoa, tempat terbaik untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Namun, di tengah kesibukan dan hiruk-pikuk dunia modern, salat malam seringkali terlupakan. Padahal keutamaannya begitu dahsyat.
Dalam kehidupan yang serba cepat dan penuh tekanan, banyak orang mencari cara untuk menemukan ketenangan, kekuatan spiritual, dan jawaban atas doa-doa mereka.
Padahal, jawaban itu sudah lama diajarkan dalam Islam — yaitu melalui shalat malam, atau tahajud. Sayangnya, amalan ini kini sering terlupakan. Padahal, shalat malam memiliki keutamaan luar biasa yang jarang dimiliki ibadah lainnya.
Salat malam (tahajud) dapat mengangkat derajat seseorang karena Allah SWT menjanjikan kedudukan yang mulia bagi orang yang mengamalkannya, seperti yang dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat Al-Isra’ ayat 79.
Selain itu, shalat malam memiliki banyak keutamaan lain, termasuk menghapus dosa, mengabulkan doa, serta menjauhkan dari perbuatan dosa dan penyakit.
Rasulullah saw bersabda, yang artinya : “Jibril datang kepadaku dan berkata, ‘Ya Muhammad, hiduplah semaumu sesungguhnya engkau akan mati. Cintailah siapa yang engkau suka sesungguhnya engkau kelak akan berpisah dengannya. Berbuatlah sekehendak hatimu sesungguhnya engkau akan diberikan balasan. Ketahuilah, sesungguhnya kemuliaan seorang mukmin terletak pada salat malamnya dan kemuliaannya pula terletak pada rasa tidak butuhnya kepada manusia’.” (Silsilah Ash-Shahihah 2/483 no. 831)
Di akhir perkataan Jibril kepada Nabi saw,
واعلم أن شرف المؤمن قيامه بالليل وعزه استغناؤه عن الناس
“Ketahuilah, sesungguhnya kemuliaan seorang mukmin terletak pada salat malamnya. Dan kemuliaannya pula terletak pada rasa tidak butuhnya kepada manusia’.” (Silsilah Ash-Shahihah 2/483 no. 831)
Maka hendaknya kita memperhatikan hadits ini bahwa kemuliaan seorang mukmin adalah dengan shalat malam dan tidak ketergantungannya kepada manusia.
Banyak hadis dan ayat Al-Qur’an yang menyebutkan keutamaan salat malam, di antaranya:
1. Waktu Dikabulkannya Doa
Rasulullah saw bersabda:n “Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir dan berfirman: Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mengabulkannya…” (HR. Bukhari dan Muslim)
Ini menunjukkan bahwa waktu sepertiga malam adalah waktu paling mustajab untuk berdoa, di mana Allah SWT sendiri yang “turun” untuk mendengarkan hamba-Nya.
2. Kebiasaan Orang Saleh
Salat malam adalah ciri khas orang-orang bertakwa. Dalam QS. Adz-Dzariyat: 17-18, Allah menyebutkan: “Di waktu malam mereka sedikit sekali tidur. Dan di akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah).”
Saat malam sunyi, hati lebih tenang dan ikhlas. Inilah saat terbaik untuk merenung, memohon ampun, dan memperbaiki hubungan spiritual dengan Allah.
Dalam hadis riwayat Tirmidzi, Rasulullah saw bersabda: “Kerjakanlah shalat malam, karena itu adalah kebiasaan orang-orang saleh sebelum kalian, bentuk pendekatan diri kepada Tuhan, penghapus dosa dan penghalang dari perbuatan dosa.” (*)






0 Tanggapan
Empty Comments