Dalam momen penting pelantikan kepala sekolah baru, Kepala SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik menyampaikan dukungan penuh dan apresiasi kepada Iffah Nihayati SPsi, yang baru saja dilantik sebagai Kepala TK ‘Aisyiyah 36 PPI periode 2025–2029, Sabtu (6/9/2025).
Sebagai wujud komitmen terhadap sinergi pendidikan berbasis nilai-nilai Islam juga gerakan Transisi PAUD ke SD, Kepala SDMM Athiq Amiliyah SPd menyampaikan, langkah ini adalah awal dari kolaborasi strategis antara lembaga pendidikan tingkat dasar dan satuan pendidikan anak usia dini di wilayah PPI, Manyar, Gresik.
“Saya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Kepala TK ‘Aisyiyah 36 PPI, Ustazah Iffah Nihayati. Semoga amanah yang diemban dapat membawa keberkahan dan kemajuan bagi TK ‘Aisyiyah 36 PPI,” ujarnya.
Dalam pernyataannya, SDMM menegaskan kesiapan untuk membangun ruang transisi yang nyaman dan mendukung bagi anak-anak TK ‘Aisyiyah 36 PPI yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SD.
Tidak hanya itu, lembaga ini juga siap menyelaraskan program pembelajaran dasar, terutama dalam aspek literasi, numerasi, serta pembiasaan akhlak Islami sejak usia dini.
Langkah kolaboratif ini, lanjut Athiq, bertujuan mempererat ikatan ukhuwah antarlembaga dan menjadikan sistem pendidikan yang lebih utuh, berkelanjutan, serta berkualitas.
“Harapan kami, sinergi yang terjalin ini tidak hanya mempererat ukhuwah antar lembaga, tetapi juga menghadirkan layanan pendidikan Islam yang lebih baik dan berkelanjutan bagi anak-anak serta orang tua,” tambahnya.
Dukungan ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan visi SDMM yaitu menyediakan pendidikan yang mampu membentuk karakter cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing global.
Bagi Athiq, kerja sama dua lembaga ini mempunyai banyak benefit. Di antaranya adalah peningkatan kesiapan akademik murid baru karena pendekatan pembelajaran yang telah selaras sejak dini, pembentukan karakter islami yang konsisten dan berkelanjutan sejak dini, peningkatan kinerja akademik sekolah karena murid masuk dengan fondasi yang lebih kuat, pembinaan komunikasi antarlembaga yang lebih kuat, serta mempermudah koordinasi pendidikan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments