SD Muhammadiyah 2 Surabaya mengirimkan dua guru terbaiknya, Indira Yunia Elvi, guru kelas 2 dan Sri Wahyuni, guru kelas 4, untuk mengikuti Diklat Pembelajaran Mendalam (PM) atau Deep Learning.
Adapun kegiatan ini terselenggara oleh Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jawa Timur.
Begitu juga kepala sekolah Muhammad Agus Zaki Fanani, mengikuti Diklat PM melanjutkan Diklat yang terhadiri oleh kepala sekolah periode sebelumnya, Choirotur Rosyidah yang sempat mengikuti IN-1 hingga OJT-1.
Kembangkan Kompetensi Guru
Diklat yang berlangsung sejak 26 Juli hingga 9 November 2025 ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi guru dan juga kepala sekolah dalam menerapkan pendekatan pembelajaran yang lebih holistik dan bermakna.
Kegiatan IN (In Service Training) 1 dan 2 yang terhadiri guru terlaksana di SMPN 5 Jl. Rajawali Surabaya. Berbeda dengan kegiatan Diklat PM yang terhadiri kepala sekolah tempatnya di SMPN 38 Jl. Prapen.
Selanjutnya, para peserta guru mengikuti OJT (On The Job Training) 1 sampai 3 di berbagai sekolah, termasuk SD Santa Angela, SDN Sulung, dan SDN Perak Barat IV.
Selama kurang lebih empat bulan, para guru mengerjakan tugas-tugas melalui Learning Management System (LMS) BBGTK dan mengikuti sesi tatap muka.
BBGTK Jatim sebagai penyelenggara adalah unit pelaksana teknis di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang memiliki tugas utama mengembangkan dan memberdayakan guru serta tenaga kependidikan.
Fasilitator dalam diklat khusus guru ini adalah Kepala Sekolah SDN Dukuh Kupang II, Ganda Riswanto SPdSD, dan Kepala Sekolah SDN Manukan Kulon VI Surabaya, Ana Sofiya MPd.
Pendekatan “Memuliakan pada Pembelajaran Mendalam” menekankan pentingnya menghargai potensi setiap peserta didik dengan menciptakan suasana belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.
Pendekatan ini mencakup pengembangan Olah Pikir (Intelektual), Olah Hati (Etika), Olah Rasa (Estetika), dan Olah Raga (Jasmani) secara terpadu.
Kesan, Pesan dan Harapan
Ana Sofiya mengungkapkan rasa bangganya dalam kegiatan tersebut. “Saya merasa bangga dapat berinteraksi langsung dengan guru-guru yang luar biasa, berdedikasi tinggi, dan terbuka untuk belajar hal-hal baru demi memberikan pembelajaran terbaik bagi murid-murid” tuturnya.
Tidak jauh berbeda, Ganda Riswanto SPdSD turut menyampaikan hal serupa “Kesan saya selama membersamai dalam Pembelajaran Mendalam ini sungguh luar biasa. Saya melihat bukan hanya sekadar guru yang hadir dalam ruangan, tetapi saya melihat sekolah-sekolah masa depan yang berkumpul” ujar Ganda.
“Saya terkesan dengan semangat juang dan keterbukaan peserta untuk keluar dari zona nyaman. Pesan saya, teruslah semangat membawa perubahan sehingga pendidikan menjadi bermutu untuk semua” ungkapnya.
Di tempat terpisah, kepala sekolah Muhammad Agus Zaki Fanani yang juga mengikuti Diklat PM di SMPN 38 menyampaikan harapannya atas partisipasi guru SD Muhammadiyah 2 Surabaya dalam diklat ini.
Menurutnya, semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dan memberikan dampak positif bagi perkembangan siswa.






0 Tanggapan
Empty Comments