
Usai melakukan kegiatan lesson design, peserta kembali ke aula untuk mendengarkan paparan Arif Hidayat MSi PhDEd secara virtual. Presiden Asosiasi Lesson Study Indonesia (ALSI) ini menyampaikan bahwa lesson design yang telah dikerjakan bertujuan untuk merencanakan pengalaman belajar. Oleh karena itu, perencanaan guru yang memunculkan situasi sebagai titik awal pembelajaran sangat dibutuhkan.
Jika siswa kurang mampu, maka guru bisa menggunakan teknik scaffolding (bantuan guru), dan siswa harus diberikan kesempatan untuk menemukan kesalahan mereka sendiri, sehingga mampu membangun pengetahuannya.
Setelah kegiatan lesson design, maka Selasa (22/4/2025) akan diadakan guru buka kelas dari masing-masing Kombel untuk mengaplikasikan lesson design yang telah dibuat. Adapun buka kelas yang akan disajikan sebagai berikut:
- Matematika 1: “Design Thinking for Critical Thinking”
- Matematika 2: “From Words to Symbols: Enhancing Communication Through Pictograms”
- IPA: “Smart Watering, Smarter Thinking: Implementasi Pembelajaran Mendalam dengan Strategi Design Thinking”
- Bahasa Inggris: “Fun Speaking Activities with a Giant Map”
- Bahasa Indonesia: “Menumbuhkan Kepercayaan Berkomunikasi Siswa melalui Poster Digital”
- Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK): “Game Anti Galau”
Penulis R Purnawan Editor Zahra Putri Pratiwig





0 Tanggapan
Empty Comments