Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta sukses menggelar Charity Fun Run 2025 pada Ahad (12/10/2025). Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari rangkaian Milad UNISA ke-34.
Acara ini tak sekadar ajang lari biasa, namun menjadi perwujudan semangat kesehatan dan kepedulian sosial, yang menarik perhatian berbagai kalangan, termasuk para pelari “dadakan”.
Menurut M. Ali Imron, M.Fis., Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama dan Internasional UNISA Yogyakarta, ide Fun Run ini murni inisiasi dari Biro Humas dan Protokol UNISA. Pemilihan Fun Run bukan tanpa alasan.
“Yang pertama, karena memang UNISA itu brand-nya adalah kampus kesehatan. Yang kedua, ini lebih berkegembiraan, dengan tujuan untuk mendapatkan peserta lebih banyak. Jadi, orang yang tidak runner juga bisa ikut,” ujar Ali Imron.
Hal ini sekaligus mengembalikan pada kodrat manusia, yaitu “berlari, melompat, dan berjalan.”
Meski tergolong sukses, Ali Imron mengakui tantangan khas Indonesia yang dihadapi panitia, yakni kecenderungan peserta mendaftar di hari-hari akhir.
“Orang itu mendaftar pada hari-hari akhir, itu memang menjadi agak menyulitkan karena program-program itu kan kalau dari awal biasanya lebih murah,” ungkapnya.
Beruntung, kerjasama dengan event organizer (EO) profesional mampu mengatasi kendala tersebut.
Melihat antusiasme tahun ini, UNISA berencana meningkatkan target peserta Fun Run tahun depan hingga dua kali lipat, dengan skala acara yang lebih besar. Ali Imron berharap event ini dapat menumbuhkan runner culture, menjadikan lari dan jalan sebagai budaya sehat.
Antusiasme juga datang dari peserta, salah satunya Ami Dzulfahmi, seorang peserta dari Jogja. Ia mengaku tertarik karena rute 2,5 km yang ditawarkan cocok untuk pelari pemula sepertinya.
“Menurutku mendukung (kenyamanan), dari tiap jalan juga ada yang jaga. Panitianya juga menurutku bikin kita semangat juga. Di tiap jalan, setiap titik ada yang nyemangatin kita,” ujarnya, memberikan skor sempurna, 10 dari 10, untuk kenyamanan dan informasinya.
Ami berharap acara serupa dapat lebih sering diadakan, terutama karena Fun Run UNISA juga dimeriahkan dengan Zumba dan door prize.
Dia juga berpesan kepada sesama peserta, “Semoga nggak kapok untuk ikut FunRun ini. Karena, menurutku ini seru dan juga FOMO yang menyehatkan.”
Sementara itu, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan, Tim Medis yang dikoordinasi oleh Dedi Dermawan telah menyiapkan persiapan matang.
“Kami dibagi beberapa titik untuk menjaga water station dan beberapa tim yang mobile, serta tim yang stand by di refreshment,” jelas Dedi Dermawan.
Fasilitas yang disediakan pun lengkap, meliputi posko medis utama, layanan fisioterapi khusus untuk peregangan otot dan penanganan cedera ringan seperti ankle, serta unit Ambulans yang disiapkan menuju rumah sakit rujukan terdekat (RSA UGM dan PKU Gamping) jika terjadi keadaan darurat.
Secara keseluruhan, Charity Fun Run UNISA 2025 tidak hanya berhasil mengukuhkan posisi UNISA sebagai kampus berwawasan kesehatan, tetapi juga membuktikan bahwa kegiatan lari dapat menjadi jembatan untuk berbagi, menciptakan semangat sehat yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi sesama. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments