Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Ketika Rezeki Membawa Syukur, Bukan Kesombongan

Iklan Landscape Smamda
Ketika Rezeki Membawa Syukur, Bukan Kesombongan
Foto: istockphoto-
Oleh : Dr. Ajang Kusmana Staf Pengajar AIK UMM
pwmu.co -

Rezeki yang baik dalam Islam adalah harta atau anugerah yang diperoleh dari sumber yang halal dan bersih, penuh berkah, serta mendatangkan manfaat, bukan hanya materi tetapi juga mencakup kesehatan, ketenangan hati, dan keridaan Allah SWT.

Rezeki yang baik tidak menyebabkan kesombongan atau ketamakan, melainkan membuat seseorang merasa cukup dan bersyukur, serta mampu digunakan untuk kebaikan orang lain.

Terkadang, seseorang bisa bersabar saat sedang sedikit tapi lalai bersyukur kala rizki berlebih

Allah ta’ala berfirman

‎وَلَوْ بَسَطَ ٱللَّهُ ٱلرِّزْقَ لِعِبَادِهِۦ لَبَغَوْا۟ فِى ٱلْأَرْضِ وَلَٰكِن يُنَزِّلُ بِقَدَرٍ مَّا يَشَآءُ

“Dan jikalau Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran.” (QS asy-Syura: 27)

Sebaik-baik rizki penghidupan ialah yang tidak melalaikan dan tidak membuatmu berlaku melampaui batas (Tafsir Ibnu Katsir)

Pentingnya Rezeki yang Baik

Rezeki yang baik dan berkah akan mendatangkan ketenangan dan kebahagiaan hidup. Ia juga menjadi bekal untuk akhirat, bukan sekadar kenikmatan duniawi.

Rezeki yang baik membantu seseorang mencapai ketakwaan dengan menggunakan karunia Allah sesuai perintah-Nya.

Ciri-ciri Rezeki yang Baik:

1. Halal dan Bersih:

Rezeki diperoleh dari usaha atau sumber yang sesuai syariat Islam dan tidak merugikan orang lain.

2. Penuh Berkah:

Harta yang didapat memberikan rasa cukup, tidak menjadikan serakah, dan diiringi dengan ketenangan hati serta kebahagiaan.

3. Bermanfaat:

Rezeki tersebut digunakan untuk hal-hal baik, seperti untuk diri sendiri, keluarga, atau disedekahkan untuk orang lain.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

4. Mendatangkan Keridaan Allah:

Rezeki yang baik adalah yang membawa seorang hamba lebih dekat kepada Allah dan tidak menjadikan jauh dari-Nya.

Sumber dan Cara Memperoleh Rezeki yang Baik

1. Usaha yang Halal:

Bekerja keras dan jujur dalam berusaha dan berbisnis adalah sumber rezeki yang utama.

2. Sedekah dan Kebaikan:

Bersedekah dan berbuat kebaikan dapat menjadi pintu rezeki yang luas.

3. Bersyukur:

Mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah dapat mendatangkan rezeki tambahan.

4. Beristighfar:

Memperbanyak memohon ampunan juga diyakini sebagai cara untuk membuka pintu rezeki.

5. Menjaga Hubungan Baik:

Berbakti kepada orang tua dan menjaga hubungan baik dengan pasangan dapat mengundang doa-doa baik dan berkah.

6. Doa kepada Allah:

Memohon rezeki yang cukup, baik, dan menjauhkan dari hal yang mencelakakan adalah bagian dari ikhtiar spiritual. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡