
PWMU.CO – Siapa bilang ujian harus membosankan dan menegangkan? SMA Muhammadiyah (SMAM) 8 Gresik justru menjadikannya sebagai ajang eksplorasi, kreativitas, dan pengalaman seru melalui Synfest 2025 (25/02/2025).
Dengan konsep ujian berbasis pengalaman, festival ini menggabungkan edukasi, seni, dan eksplorasi interaktif dalam satu perayaan besar.
Mengusung tema “Vijaya Vira”, yang berarti kemenangan ksatria, acara ini membuktikan bahwa ujian tidak hanya soal teori di atas kertas, akan tetapi juga bisa dikemas secara kreatif dan aplikatif!.
“Konsep ini baru pertama kali kami gelar. Setiap tahun, kami selalu mengusung berbagai konse inovasi dalam ujian mata pelajaran agar siswa bisa menerapkan teori dalam praktik langsung,” ujar Yuyun Minarti SE, Wakil Kepala SMAM 8 Gresik Bidang Kurikulum.
EduExpo: Ujian Jadi Experience Booth!
Alih-alih duduk diam mengerjakan soal, siswa kelas XII diuji melalui presentasi dan praktik langsung di hadapan penguji profesional dari luar sekolah. Setiap stan edukasi menghadirkan teknologi interaktif, seperti:
- Pendeteksi gempa berbasis ponsel
- Simulasi ilmiah dan eksperimen langsung
- Demonstrasi teknologi terbaru di berbagai bidang
Tidak hanya siswa yang terlibat, terdapat sekitar 150-an pengunjung, siswa SMP sekitar, wali murid, dan tamu undangan juga bisa mencoba alat-alat tersebut, menjadikan edukasi lebih nyata dan menarik.
“Seru banget! Aku jadi lebih paham karena bisa praktik langsung. Nggak terasa seperti ujian, lebih kayak explore dan bermain!,” ungkap Alfin, siswa kelas XII.
Sebagai tambahan, setiap stan juga menyediakan snack dan souvenir gratis, yang semakin menarik perhatian pengunjung untuk menjelajahi berbagai bidang ilmu.

Eksplorasi Kelas Unggulan: Belajar Sekaligus Seru-Seruan!
Synfest 2025 juga membuka akses bagi pengunjung untuk melihat langsung kelas unggulan di SMAM 8 Gresik, di antaranya:
- Studio DKV – Menyediakan photobox kekinian untuk pengunjung.
- Kelas Riset – Menampilkan eksperimen sains interaktif yang bisa dicoba langsung.
- Kelas Boga – Membagikan tester kue lezat untuk dinikmati.
Di luar itu, bazar angkringan menjadi spot favorit dengan beragam sajian khas seperti wedang jahe, nasi kucing, sate-satean, dan jajanan lainnya. “Asyik banget! Kami bisa melihat langsung kelas-kelas keren di sini sambil jajanan angkringan,” komentar Gita, pengunjung dari SMP.
Tak hanya soal edukasi, Synfest juga menjadi ajang unjuk kreativitas siswa dalam seni dan budaya. Panggung utama menampilkan pertunjukan spektakuler, seperti:
- Drama Musikal “Roro Jonggrang” dengan sentuhan modern yang memukau.
- Tari Saman yang energik dan penuh kekompakan.
- Aksi Tapak Suci dengan pertunjukan api dan pemecahan batu bata.
- Band Pangeran Opan sebagai guest star, sukses menyulut semangat penonton.
“Kami ingin menunjukkan bahwa seni dan budaya juga bisa menjadi bagian dari pembelajaran. Dengan adanya pertunjukan ini, siswa tidak hanya belajar teori, tapi juga mengasah keterampilan artistik mereka,” Rizal Azdka SPd, Guru Seni Budaya SMAM 8 Gresik.

Tantangan dan Kebanggaan Panitia
Sebagai acara besar yang melibatkan banyak elemen, Synfest membutuhkan kerja keras dari seluruh panitia. Yogi dan Fajar Izzul, perwakilan panitia, mengungkapkan kebanggaannya atas suksesnya acara ini.
“Bikin acara sebesar ini tentu banyak tantangan, dari koordinasi hingga persiapan teknis. Tapi hasilnya luar biasa! Semua yang datang terlihat menikmati, dan kami bangga bisa menghadirkan pengalaman ujian yang berbeda dari biasanya,” ujar Yogi.
“Ini bukan sekadar ujian, tapi juga momen terakhir bagi kami sebelum lulus. Bisa menutup masa sekolah dengan acara sekeren ini tentu jadi kenangan yang nggak bakal terlupakan!,” tambah Fajar.
Synfest 2025: Ujian atau Perayaan?
Dengan kombinasi edukasi berbasis pengalaman, eksplorasi kelas unggulan, pertunjukan seni spektakuler, serta interaksi langsung dengan pengunjung, Synfest Vijaya Vira 2025 sukses membuktikan bahwa belajar bisa lebih dari sekadar duduk di kelas.
SMAM 8 Gresik kembali menegaskan bahwa inovasi dalam pendidikan adalah kunci, dan Synfest menjadi bukti nyata bahwa ujian bisa dikemas dengan cara yang seru, nyata, dan berkesan!.
Kalau ujian se-seru ini, siapa sih yang nggak semangat belajar?.(*)
Penulis Liset Ayuni Editor Zahrah Khairani Karim





0 Tanggapan
Empty Comments