Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Ketua Ekstrakurikuler Tari Smamsatu Gresik Tembus Beasiswa ke Taiwan, Pilih Jurusan Biomedical Science

Iklan Landscape Smamda
Ketua Ekstrakurikuler Tari Smamsatu Gresik Tembus Beasiswa ke Taiwan, Pilih Jurusan Biomedical Science
Jihan mutiara Tsani siswa kelas XII Saintek 4 ketua ekstrakurikuler tari SMAMSatu peraih beasiswa EMI jurusan biomedical science di Taiwan. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Kabar membanggakan kembali datang dari SMA Muhammadiyah 1 (Smamsatu) Gresik. Jihan Mutiara Tsani, siswa kelas XII Saintek 4 yang juga dikenal sebagai sosok lincah di panggung tari, dinyatakan lolos menerima beasiswa internasional di Da-Yeh University (DYU), Taiwan, untuk tahun akademik 2026.

Jihan berhasil mengamankan kursi di jurusan Biomedical Sciences melalui program EMI (English as a Medium of Instruction) Special Program batch 1 di Sidoarjo. Beasiswa ini memberikan keistimewaan berupa pembebasan biaya kuliah (tuition fee) tahun pertama serta fasilitas asrama gratis bagi mahasiswa terpilih.

Proses persiapan beasiswa yang diperoleh Jihan menuju Taiwan bukanlah jalan pintas yang instan, melainkan buah dari ketekunan yang panjang. Ketertarikannya bermula dari obrolan inspiratif dengan guru les bahasa Mandarinnya. Didorong rasa penasaran dan dukungan penuh sang ibunda, Jihan memulainya dari nol dengan mempelajari bahasa yang benar-benar baru baginya.

Perjuangan nyata terlihat saat ia harus merelakan waktu istirahatnya untuk mengikuti kelas online intensif.

“Selama 11 minggu berturut-turut, setiap hari Jumat saya mengikuti kelas Zoom Mandarin langsung bersama profesor dari DYU. Ini bukan sekadar belajar bahasa, tapi juga penyesuaian akademik,” ungkapnya

Tak berhenti proses seleksi secara virtual, mentalitas Jihan diuji dalam wawancara offline yang menegangkan menurutnya saat di Sidoarjo pada 18 Desember 2025. Selama berbulan-bulan, ia juga disiplin melakukan belajar mandiri, menghafal ribuan kosakata, hingga melatih guratan Hanzi (tulisan Mandarin) setiap hari. Penantian panjang itu akhirnya terbayar lunas pada 20 Januari 2026 saat namanya resmi dinyatakan diterima.

Pilihan Biomedical Science

Memilih Biomedical Science pun merupakan keputusan yang matang.

“Saya ingin mendalami sains yang berdampak langsung pada kesehatan manusia. Bagi saya, jurusan ini adalah wadah terbaik untuk membuktikan bahwa anak Indonesia mampu bersaing di laboratorium internasional,” tambahnya.

Ada hal Menari yakni Jihan bisa membuktikan bahwa aktif di organisasi seni bukan penghalang untuk meraih prestasi akademik global. Sebagai Ketua Ekstrakurikuler Tari di Smamsatu, ia tetap rutin memimpin latihan setiap Rabu.

“Alhamdulillah, kuncinya ada pada jadwal yang teratur. Latihan tari tetap jalan, persiapan kuliah pun tetap fokus. Semua bisa berjalan beriringan jika kita bisa membagi waktu dengan baik,” ungkap Jihan yang saat ini terus mematangkan kemampuan Mandarinnya secara mandiri menjelang keberangkatan.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Dukungan Orang Tua

Dukungan rasa bangga sekaligus haru dari Ibu Kepala SMA Muhammadiyah 1 Gresik Nurul Ilmiyah SPd, yang juga merupakan ibunda Jihan. Sebagai orang tua, Bu Il—sapaan akrabnya—sempat merasakan dilema antara kekhawatiran melepas anak ke negeri orang dan rasa bangga akan kemandirian putrinya.

“Sebagai orang tua, tentu ada rasa cemas melepas anak perempuan pergi jauh sendirian. Namun, saya melihat keyakinan yang begitu kuat di mata Jihan. Ia membuktikan bahwa passion antara seni tari dan sains bisa berjalan beriringan jika ditekuni dengan disiplin tinggi,” katanya.

Ia berharap pencapaian Jihan menjadi pemantik motivasi bagi seluruh siswa Smamsatu.

“Saya ingin Jihan belajar mandiri dan pulang membawa manfaat. Ini membuktikan bahwa dengan keberanian dan doa, sebagai lulusan Smamsatu Gresik berani menghadapi tantangan dunia dan siap menjadi generasi emas dimasa depan” tambahnya

Senada dengan hal itu, Guru BK Smamsatu, Wiwit Rahmya Rosintan MPsi Psikolog, memuji kegigihan Jihan.

“Mbak Jihan punya motivasi berprestasi yang tinggi. Setelah melewati banyak konsultasi sejak kelas XI, akhirnya ia mantap memilih jalur sains di luar negeri. Perjuangan sebenarnya baru akan dimulai saat studi di Taiwan nanti,” katanya

Menutup ceritanya, Jihan membagikan pesan sederhana bagi teman-teman dan adik kelasnya agar tidak ragu mengejar mimpi dalam mendapatkan beasiswa studi ke luar negeri.

“Kunci utamanya adalah aktif mencari informasi dari sumber terpercaya dan mempersiapkan kemampuan akademik serta bahasa sejak dini. Jangan mudah menyerah saat prosesnya terasa sulit, tetaplah konsisten, percaya pada kemampuan diri sendiri, dan yang paling utama, sertai setiap langkah dengan doa serta restu orang tua.” Katanya. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu