Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan (HW) Jawa Timur, Ramanda Fathurrahim Syuhadi, menyampaikan ucapan Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-97 kepada seluruh kader, pandu, dan pemuda Muhammadiyah di seluruh penjuru Jawa Timur.
Dalam pesannya, ia mengajak seluruh anggota Hizbul Wathan untuk meneladani semangat para pemuda tahun 1928 yang telah meneguhkan persatuan bangsa Indonesia.
“Sumpah Pemuda bukan hanya peristiwa sejarah, tetapi panggilan zaman. Di tengah derasnya arus perubahan dan godaan globalisasi, Pandu HW harus tampil sebagai pelopor kebaikan, penjaga moral bangsa, dan penggerak kemajuan umat,” ujarnya, Selasa (28/10/2025).
Ramanda Fathurrahim menegaskan, semangat Sumpah Pemuda sejatinya sejalan dengan nilai-nilai kepanduan Hizbul Wathan. Menurutnya, Pandu HW harus menghidupkan nilai keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan secara bersamaan.
“Hizbul Wathan harus menjadi garda terdepan dalam menanamkan semangat cinta tanah air sebagai bagian dari iman. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, Hubbul wathan minal iman, cinta tanah air adalah sebagian dari iman,” tambahnya.
Ia juga mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an sebagai pengingat akan pentingnya peran pemuda dalam perubahan:
“Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk.” (Qs Al-Kahfi: 13)
Ayat ini, lanjutnya, menjadi bukti bahwa pemuda yang beriman dan istiqamah akan diberi kekuatan oleh Allah untuk membawa perubahan besar, sebagaimana kisah Ashabul Kahfi yang berani mempertahankan keyakinannya di tengah tekanan zaman.
Dalam refleksinya, Ketua HW Jatim juga mengingatkan pesan Bung Karno yang menggugah jiwa pemuda Indonesia:
“Beri aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.”
Pesan itu, katanya, harus dimaknai bukan hanya dalam semangat heroik, melainkan juga dalam tanggung jawab moral dan intelektual.
“Pandu HW harus menjadi sepuluh, seratus, bahkan ribuan pandu yang mengguncang dunia dengan amal, ilmu, dan akhlak mulia,” tegasnya.
Ia pun mengutip sabda Nabi Muhammad SAW tentang keutamaan pemuda saleh:
“Tujuh golongan yang akan mendapat naungan Allah pada hari tiada naungan selain naungan-Nya, salah satunya adalah seorang pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini, menurutnya, menjadi pengingat agar setiap Pandu HW menapaki jalan ibadah, perjuangan, dan pengabdian.
“Pandu HW bukan hanya kuat secara fisik, tetapi juga kokoh dalam akidah, tangguh dalam moral, dan gigih dalam dakwah,” ujarnya.
Menutup pesannya, Ramanda Fathurrahim menyerukan agar seluruh kader Hizbul Wathan memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan aksi nyata.
“Mari kita buktikan bahwa semangat kepanduan HW bukan sekadar simbol, tapi gerakan yang hidup dan berkontribusi. Bersatu, bangkit, dan tumbuh untuk Indonesia berkemajuan,” serunya.
Ia berharap, di usia ke-97 tahun momentum Sumpah Pemuda ini, kader Hizbul Wathan semakin meneguhkan jati diri sebagai penerus perjuangan bangsa yang beriman, berilmu, dan beramal.
Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-97!
“Bersatu, Bangkit, Tumbuh: HW Siap Memimpin dan Siap Menginspirasi.” (*)






0 Tanggapan
Empty Comments