Semangat dakwah akar rumput menggema dari Masjid Al Jihad Banjarmasin, Kamis (13/11/2025). Dalam pembukaan Cabang, Ranting, dan Masjid (CRM) Award VI, Ketua Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) PP Muhammadiyah, Muhammad Jamaluddin Ahmad, tampil penuh energi memimpin yel-yel khas yang menggugah semangat ratusan peserta dari seluruh Indonesia.
Sorak-sorai peserta memenuhi ruang utama Masjid Al Jihad, menandai dimulainya perhelatan besar yang memadukan semangat dakwah, silaturahmi, dan penghargaan bagi para penggerak Muhammadiyah di tingkat cabang, ranting, dan masjid.
Empat Agenda Besar untuk Akselerasi Gerakan
Dalam sambutannya, Jamaluddin menjelaskan bahwa CRM Award VI ini bukan sekadar ajang penghargaan, tetapi juga wadah konsolidasi untuk mempercepat realisasi amanat Muktamar ke-48 Muhammadiyah: memperluas jaringan cabang dan ranting berbasis masjid.
“Tiga periode terakhir, ini adalah kongres cabang dan ranting yang kedua dan expo yang keenam. Empat acara kita rangkai sekaligus sebagai upaya akselerasi agar target 60 persen cabang hadir di seluruh kecamatan, 40 persen ranting tumbuh di kelurahan se-Indonesia, dan lahirnya masjid-masjid percontohan di setiap PCM dan PRM,” jelasnya.
Menurutnya, seluruh peserta yang hadir dari berbagai daerah membawa semangat yang sama: menguatkan basis dakwah Muhammadiyah dari bawah. “Kita hadir agar saling menginspirasi, bersilaturahmi, dan saling belajar. Sepulang dari sini, semoga tumbuh semangat baru agar amanat persyarikatan benar-benar terwujud di seluruh cabang dan ranting di Indonesia,” ujarnya.
Gerakan Dakwah yang Sesungguhnya
Jamaluddin menegaskan, kekuatan Muhammadiyah tidak terletak pada gedung megah atau banyaknya amal usaha, melainkan pada hidupnya cabang, ranting, dan masjid.
“Meskipun gedung PWM indah dan mempesona, kalau cabang, ranting, dan masjidnya sepi dari manfaat, maka ruh dakwah itu belum hidup. Gerakan dakwah yang sesungguhnya ada di cabang, ranting, dan masjid,” tegasnya.
Ia mengapresiasi kehadiran para pejuang cabang dan ranting dari berbagai daerah yang menempuh perjalanan panjang, bahkan ada yang datang naik kapal melalui empat pelabuhan. “Ini bukti cinta dakwah Islam lewat Muhammadiyah, lewat cabang dan ranting,” katanya penuh haru.
Apresiasi untuk Tuan Rumah dan Mitra
Dalam kesempatan tersebut, Jamaluddin juga menyampaikan terima kasih kepada PDM Kota Banjarmasin, Takmir Masjid Al Jihad, serta Universitas Muhammadiyah Banjarmasin yang menjadi tuan rumah kegiatan.
“Saya kaget sekaligus bangga, karena untuk pertama kalinya peserta cabang dan ranting menginap di hotel. Biasanya di kelas-kelas sekolah. Ini bukti kesiapan Banjarmasin menjadi tuan rumah yang luar biasa,” ujarnya disambut tawa dan tepuk tangan peserta.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada CIMB Niaga Syariah, sejumlah universitas seperti UM Malang, UM Surakarta, UM Surabaya, dan lainnya, serta PCM Gombong yang turut menjadi donatur dan mendukung penyelenggaraan kegiatan ini.
Tak lupa, Jamaluddin menyampaikan terima kasih khusus kepada Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani yang hadir langsung mendampingi rombongan dari Gombong, sekaligus sebagai simbol sinergi pemerintah daerah dan persyarikatan dalam penguatan cabang dan ranting.
Dari Masjid untuk Umat
CRM Award VI di Banjarmasin diikuti lebih dari 560 peserta, dengan sekitar 200 penggembira dari berbagai provinsi. Kehadiran mereka menandai semangat baru gerakan dakwah Muhammadiyah berbasis masjid.
“Amanat Muktamar ke-48 menegaskan pentingnya penguatan cabang dan ranting berbasis masjid. Karena itu, tema acara kita — Memakmurkan Masjid, Menghebatkan Cabang dan Ranting — punya makna sederhana tapi mendalam. Kalau masjid makmur, maka cabang dan ranting juga akan hebat dan makmur,” tutur Jamaluddin.
Suasana pembukaan kian khidmat saat Jamaluddin mengundang Adi Santoso mewakili Gubernur Kalimantan Selatan, untuk memberi sambutan, disusul amanat sekaligus pembukaan resmi oleh Ketua PP Muhammadiyah, Drs. H.A. Dahlan Rais, M.Hum.
Gelaran CRM Award VI di Masjid Al Jihad ini bukan hanya acara seremonial, tetapi momentum untuk meneguhkan kembali arah dakwah Muhammadiyah: dari masjid, cabang, dan ranting untuk memakmurkan umat dan mencerahkan semesta. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments