Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Ketua Majelis PAUD Dasmen PDA Gresik: Sekolah yang Tidak Biasa-Biasa Saja

Iklan Landscape Smamda
Ketua Majelis PAUD Dasmen PDA Gresik: Sekolah yang Tidak Biasa-Biasa Saja
pwmu.co -
Musyrifah saat menyampaikan sambutan mewakili wali siswa kelas 9 SMP Muhammadiyah 5 Bungah (SMP Mulia), Ahad (22/6/2025) (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO Ketua Majelis PAUD Dasmen Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Gresik, Musyrifah SAg ucapkan rasa syukur dan terima kasih saat acara Pariwara Pamitan ke-48 dan Wisuda Tahfidz ke-5 di Halaman SMP Muhammadiyah 5 Bungah Gresik (SMP Mulia), Ahad (22/6/2025).

Ucapan itu disampaikan saat ia menyampaikan sambutan mewakili wali siswa kelas 9 SMP Mulia Bungah yang dihadiri kurang lebih 200 undangan dan digelar di halaman sekolah.

Musyrifah mengawali sambutannya dengan ucapan terima kasih kepada sekolah terutama Kepala SMP Mulia Muhammad Emil Walid SPdGr yang telah diberi kesempatan untuk menyampaikan sambutan perwakilan dari wali siswa kelas 9.

“Terima kasih saya sampaikan atas kesempatan yang diberikan dan mohon izin Bapak Ibu semua wali siswa terkhusus kelas 9, saya mewakili bapak ibu semua,” ucapnya.

“Pak Emil dan ustadz ustadzah, hari ini kami merasa bersyukur atas semua nikmat salah satunya adalah nikmat kelulusan anak-anak kami, yang tadi telah dilepas dengan penghormatan yang luar biasa,” ujarnya.

Kami sangat bersyukur, lanjutnya, anak-anak sampai detik ini sehat tanpa kurang suatu apa dan bisa bersama teman-teman untuk merayakan kelulusannya.

“Kami bersyukur dan terimakasih anak-anak selama tiga tahun telah bapak ibu jaga dan rawat di sekolah, diberi pendidikan, bimbingan serta teladan yang baik,” ucap ibu lima anak ini.

Musyrifah kembali sampaikan rasa syukurnya dan terima kasih kepada guru-guru SMP Mulia yang telah memberi bimbingan tentang ubudiyah dan membaca Alquran di sekolah setiap hari.

“Semoga anak-anak semakin baik ibadahnya dan dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.

Menurutnya SMP Mulia telah memberikan pelayanan kepada anak-anak selama belajar. “Terima kasih SMP Mulia sudah memberikan fasilitas yang cukup, dan memadahi sehingga mereka bisa belajar dengan nyaman,” tutur guru yang masih aktif mengajar di MI Muhammadiyah 2 Karangrejo ini.

Kami yakin dan percaya, tambahnya, semua itu tak lain adalah karena kasih sayang dan tanggung jawab bapak ibu guru yang tidak sekedar menjadi guru namun sebagai orang tua di sekolah.

“Harapannya anak-anak menjadi generasi yang cerdas, mandiri, berakhlak mulia, menjadi pribadi yang mampu mengembangkan seluruh potensinya, tidak hanya akademik tetapi juga emosional, sosial, etika dan spiritual,” harap wanita kelahiran Sidayu Gresik ini.

Maka sebagai sekolah yang mencanangkan holistik education sampai pada pilihan menjadi sekolah prioritas dapat dipertahankan sebagai branding SMP Mulia Bungah.

“Oleh karena itu, kami berharap kita dapat terus berkomunikasi dan bekerja sama untuk terus menggaungkan serta mengabarkan SMP Mulia Bungah kepada khalayak bahwa sekolah ini adalah terbaik,” ucapnya.

Bangga Sekolah Di Muhammadiyah

Musyrifah mengajak seluruh wali siswa untuk menyekolahkan putra putrinya ke sekolah Muhammadiyah. “Kita harus bangga sekolah di Muhammadiyah, mari kita ajak semua saudara, tetangga dan masyarakat untuk menyekolahkan
putra-putrinya di sini,” ajaknya.

Kemudian dia menyontohkan bahwa kelima anaknya disekolahkan di SMP Mulia Bungah. “Bapak ibu, Alhamdulillah lima anak saya sekolah disini semua, dan saya sudah merasakan bahwa sekolah ini bisa dibilang sekolah yang tidak biasa-biasa saja, tepuk tangan untuk SMP Mulia!” ujarnya sambil diikuti tepuk tangan riuh para tamu.

Walaupun, tambahnya, keempat anak saya yang sudah lulus tidak berprestasi secara akademik tetapi dia bersyukur. “Alhamdulillah semua anak saya dapat menjalani kehidupannya dengan baik berkat didikan dan bimbingan bapak ibu guru di SMP Mulia,” ungkap wanita lima puluh tahun ini.

Musyrifah kemudian menjelaskan putra pertamanya Bagus Bahruddin sudah bekerja secara mandiri, kedua Hikmat Ibrahim Abrar baru saja datang dari China selama hampir enam bulan mengikuti tugas perusahaan untuk job training kerja.

“Ketiga ada Mufti Salim alumni SMP Mulia Bungah sekarang kelas XI SMK Muhammadiyah 1 Gresik, Alhamdulillah sambil sekolah ia belajar mandiri,” ungkapnya.

Yang keempat, lanjutnya, Sa’dan Ali Wahyu yang hari ini lulus. “Alhamdulillah saya terima kasih kepada bapak ibu guru SMP Mulia Bungah yang telah merubah ananda Wahyu menjadi pribadi yang baik, semakin percaya diri dan banyak peningkatan dalam potensi dirinya,” lanjutnya.

Musyrifah kemudian menitipkan kembali anak kelimanya Dawud Yusuf yang akan masuk tahun ini. “Jadi saya titip-titip kembali Pak Emil,” ujarnya sambil tersenyum.

Diakhir sambutannya, peraih juara 3 guru Inspiratif tingkat Kabupaten Gresik ini mengucapkan permohonan maaf selama menjadi wali siswa di SMP Mulia Bungah.

“Dengan kerendahan hati kami yang dalam, kami mohon maaf jika ada kesalahan dan kekhilafan kami serta anak-anak kami selama belajar ada kata-kata yang menyinggung perasaan bapak ibu guru semua,” katanya.

Semoga, tambahnya, bapak ibu guru SMP Mulia Bungah selalu diberi kesehatan, kekuatan dan kebahagiaan dalam menjalankan tugas.

“Semoga teladan bapak ibu guru SMP Mulia Bungah menjadi inspirasi bagi anak-anak dan amal jariyah yang tak terputus,” harapnya. (*)

Penulis Bahruddin B Editor M Tanwirul Huda

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu