Search
Menu
Mode Gelap

Ketua MDMC Tinjau Huntara Batu Hula, Tekankan Pemulihan Bermartabat bagi Penyintas Banjir

Ketua MDMC Tinjau Huntara Batu Hula, Tekankan Pemulihan Bermartabat bagi Penyintas Banjir
Warga korban bencana banjir di lokasi Hunian Darurat (Huntara) Batu Hula. Foto: Istimewa
pwmu.co -

Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Budi Setiawan, melakukan kunjungan ke lokasi Hunian Darurat (Huntara) Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat (9/1/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung kondisi hunian darurat yang telah dibangun bagi penyintas banjir bandang, sekaligus memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik dan berorientasi pada kenyamanan serta martabat warga terdampak.

MDMC melalui dukungan MDMC Jawa Tengah telah mendirikan 31 unit hunian darurat yang saat ini telah dihuni oleh sekitar 50 kepala keluarga, dengan total 148 jiwa penerima manfaat.

Hunian darurat ini menjadi langkah penting dalam masa transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan, khususnya dalam menyediakan tempat tinggal yang lebih layak dibandingkan pengungsian komunal.

Dalam kunjungannya, Budi Setiawan menyampaikan bahwa hunian darurat memiliki peran strategis dalam memulihkan kehidupan sosial penyintas.

“Di hunian darurat ini, kepala keluarga kembali memiliki ruang untuk mengatur rumah tangganya sendiri, meskipun dalam kondisi yang sangat sederhana. Dibandingkan pengungsian komunal, hunian seperti ini memberi rasa nyaman dan martabat bagi warga,” ungkapnya.

Budi juga mengapresiasi upaya warga yang mulai melakukan penataan dan perbaikan kecil di sekitar hunian sebagai bagian dari proses bangkit pascabencana.

Menurutnya, inisiatif tersebut mencerminkan semangat kemandirian yang perlu terus didukung.

Ke depan, dia berharap dapat dibentuk pengelolaan lingkungan atau semacam pengurus RT guna menjaga keamanan dan kenyamanan bersama di kawasan hunian darurat.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Kunjungan ini juga menjadi bagian dari pemantauan menyeluruh MDMC terhadap program hunian darurat di berbagai wilayah terdampak bencana.

Dalam sektor hunian, MDMC secara nasional tengah melaksanakan pembangunan hunian darurat bagi penyintas banjir dan longsor di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Di Provinsi Aceh, berdasarkan rekap data respons, MDMC menyiapkan 117 unit hunian darurat dengan 294 jiwa penerima manfaat yang tersebar di Kabupaten Aceh Utara, Bireuen, dan Aceh Tamiang.

Pembangunan hunian tersebut dilaksanakan secara bertahap dengan dukungan berbagai mitra, sebagai bagian dari upaya memastikan penyintas memiliki tempat tinggal yang aman dan layak pada fase pemulihan.

Sementara itu, pembangunan hunian darurat di Sumatera Barat masih berada dalam proses asesmen dan pendataan, sebagai dasar perencanaan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Melalui kunjungan lapangan ini, MDMC berkomitmen untuk tidak hanya hadir pada fase tanggap darurat, tetapi juga memastikan keberlanjutan pendampingan hingga fase pemulihan.

Program hunian darurat diharapkan dapat menjadi ruang aman sementara bagi keluarga terdampak, sekaligus mendukung pemulihan sosial, kemandirian, dan kehidupan yang lebih bermartabat pascabencana.(*)

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments