
PWMU.CO – Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Dr Indra Nur Fauzi, berhasil meraih gelar doktor dari Program Pascasarjana Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Rabu (9/7/2025).
Dalam ujian tertutup yang digelar di Gedung Putih Sekolah Pascasarjana UNAIR pukul 15.00 hingga 17.00 WIB, ia dinyatakan lulus dengan predikat A.
Indra mengangkat tema disertasi yang cukup strategis dan kontekstual dalam dinamika organisasi modern, khususnya organisasi yang berbasis sosial dan keagamaan. Karyanya berjudul Peranan Purpose Driven Organization terhadap Kinerja Rumah Sakit Muhammadiyah melalui Organizational Change Capability dan Leadership Effectiveness. Penelitian ini mengupas tuntas bagaimana organisasi yang digerakkan oleh nilai dan tujuan dapat memperkuat kinerja, khususnya rumah sakit milik Muhammadiyah yang berorientasi pada kewirausahaan sosial.
Dalam penelitiannya, Indra menyoroti dua variabel penting yang menjadi fondasi keberhasilan sebuah organisasi sosial: kemampuan beradaptasi terhadap perubahan serta efektivitas kepemimpinan. Keduanya, menurutnya, menjadi faktor kunci dalam meningkatkan daya saing rumah sakit Muhammadiyah di tengah tuntutan zaman dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Keberhasilan Indra meraih gelar doktor bukan hanya menjadi capaian akademik pribadi, tetapi juga memperkuat kiprahnya sebagai tokoh penting di lingkungan alumni UNAIR. Ia saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNAIR. Dengan perannya tersebut, Indra menjadi teladan dalam menyinergikan kontribusi akademik dan peran sosial, sekaligus mendukung semangat UNAIR sebagai kampus yang berdampak bagi masyarakat.
Ujian disertasi ini dipromotori oleh Prof Badri Munir Sukoco SE MBA PhD dan Prof Dr Fendy Suharladi MT Psikolog. Sementara itu, jajaran penguji terdiri dari para guru besar lintas keilmuan, antara lain Prof Dr Muhammad Miftahussurur dr MKes SpPD-KGEH PhD, Prof Dr Suparto Wijoyo SH MHum, Prof Dr Nuri Herachwati DraEc MSI MSc, Prof Dr Achmad Chusnu Romdhoni dr SPTHTBKL SubspOnk(K) FICS, serta Dr Moh Sulthon Amien MM. Kehadiran para akademisi senior ini menunjukkan bobot dan kualitas ilmiah dari riset yang diangkat Indra.
Pencapaian ini menjadi bagian dari semangat besar Kemendikbudristek dalam mendorong penguatan riset berbasis saintek dan solusi aplikatif. UNAIR sebagai institusi pendidikan tinggi terus berupaya melahirkan karya-karya ilmiah yang tak hanya unggul secara akademis, tetapi juga menjawab tantangan nyata masyarakat.
Kontribusi Indra pun selaras dengan semangat ini, yakni membumikan ilmu pengetahuan agar memberi manfaat langsung dan luas bagi umat dan bangsa. Dikutip dari Instagram resmi Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (*)
Penulis M Tanwirul Huda Editor Wildan Nanda Rahmatullah





0 Tanggapan
Empty Comments