
PWMU.CO – Menguatkan ideologi Muhammadiyah menjadi tujuan dilaksanakannya Baitul Arqam. Majelis Pemberdayaan Kader dan Sumber Daya Insani PDM Gresik yang diketuai oleh Faris Ma’ani SAg, memiliki komitmen dalam penyelenggaraan Baitul Arqam sebagai salah satu bentuk perkader formal.
Hal tersebut salah satunya diwujudkan dalam penyelenggaraan Baitul Arqam (BA) RS PKU Muhammadiyah Sekapuk di Aula Masjid Asy Syifa RS Muhammadiyah Lamongan pada Sabtu-Ahad (7-8/9/2024).
Perkaderan sebagai simbol berkelanjutan dan inovasi yang akan melahirkan pemikiran dan potensi baru dalam menorehkan sejarah kehidupan. MPKSDI PDM Gresik dalam periode ini berikhtiar untuk memasifkan perkaderan yang dimulai dengan penyelenggaraan di AUMA (Amal Usaha Muhammadiyah dan Aisyiyah) bidang Kesehatan.
Bersama 56 peserta yang merupakan karyawan Rumah Sakit Pembinaan Kesejahteraan Umat (PKU) Muhammadiyah Sekapuk, BA gelombang pertama dilaksanakan. Dalam sambutannya Faris Ma’ani SAg menyampaikan urgensi perkaderan dewasa ini.
“Semangat penyelenggaraan Baitul Arqam ini salah satunya menjawab urgensi untuk meningkatkan pemahaman ideologi dan spirit ber-Muhammadiyah yang di harapkan oleh persyarikatan. Selanjutnya ini diharapkan membawa kemajuan bagi RS PKU Muhammadiyah Sekapuk baik lembaga dan SDM,” ungkapnya.
Ketua MPKSDI PDM Gresik itu menyampaikan agar agenda perkaderan ini dapat diikuti dengan baik. Sehingga karyawan RS PKU Muhammadiyah Sekapuk dapat menginternalisasi ideologi dan spirit Muhammadiyah yang berkemajuan.
Ia berpesan bahwa menjadi tim yang solid dalam hal koordinasi, kolaborasi dan pelayanan harus senantiasa menjadi iklim di RS PKU Muhammadiyah Sekapuk. Sebagaimana Firman Allah dalam surat As-Shaf ayat 4,
اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الَّذِيْنَ يُقَاتِلُوْنَ فِيْ سَبِيْلِهٖ صَفًّا كَاَنَّهُمْ بُنْيَانٌ مَّرْصُوْصٌ
“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam satu barisan, seakan-akan mereka suatu bangunan yang tersusun kokoh.”
Menurutnya ayat yang kerap disampaikan dalam forum perkaderan ini adalah bagian dari perintah yang gamblang dan jelas. Agar sinergi terbangun dalam setiap usaha menghidupkan AUMA dan menggerakkan persyarikatan.
Mewakili fasilitator, Faris Ma’ani menyampaikan bahwa tantangan penyelenggaraan BA ini mengharuskan adanya komitmen dari berbagai pihak. Baik tim fasilitator dari MPKSDI, manajemen Rumah Sakit dan peserta. Komitmen itu diwujudkan dalam melakukan kinerja yang maksimal untuk suksesi agenda Baitul Arqam. (*)
Penulis Fatma Hajar Islamiyah Editor Wildan Nanda Rahmatullah






0 Tanggapan
Empty Comments