Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Ketua PCM Kenjeran Kukuhkan Kader Takmir dan Dai Muda

Iklan Landscape Smamda
Ketua PCM Kenjeran Kukuhkan Kader Takmir dan Dai Muda
Ketua PCM Kenjeran H Ali Fauzi, M.Pd.I telah mengukuhkan Kader Takmir dan Dai Muda. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kenjeran resmi mengukuhkan Kader Takmir dan Dai Muda dalam sebuah acara yang berlangsung di Masjid Al Mukminun, Jalan Bulak Banteng Wetan, Sabtu (20/9/2025).

Acara tersebut dihadiri jajaran PCM Kenjeran, Majelis Tabligh, MPKSDI PCM Kenjeran, PRM se-Cabang Kenjeran, 11 takmir masjid se-Cabang Kenjeran, serta 76 peserta yang telah menyelesaikan diklat kader takmir dan dai muda beberapa bulan lalu.

Dalam rangkaian kegiatan, turut dilakukan penyerahan Surat Keputusan Plt kepada 11 takmir masjid, pemberian sertifikat diklat, sosialisasi pedoman teknis pengusulan pemilihan dan penetapan ketua takmir masjid, serta sosialisasi Rumah Praktik Dokter MPKU PCM Kenjeran.

Ketua PCM Kenjeran, H. Ali Fauzi, M.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan pesan bahwa seorang takmir masjid harus memiliki keberanian untuk berjuang dan berkorban. Ia mengutip Surah At-Taubah ayat 18 sebagai dasar penguatan spiritual bagi para takmir.

اِنَّمَا يَعْمُرُ مَسٰجِدَ اللّٰهِ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَاَقَامَ الصَّلٰوةَ وَاٰتَى الزَّكٰوةَ وَلَمْ يَخْشَ اِلَّا اللّٰهَۗ فَعَسٰٓى اُولٰۤىِٕكَ اَنْ يَّكُوْنُوْا مِنَ الْمُهْتَدِيْنَ

“Sesungguhnya yang pantas memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, mendirikan salat, menunaikan zakat, serta tidak takut kepada siapa pun selain Allah. Mereka itulah yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk,” ucapnya menyampaikan terjemah ayat.

Ali Fauzi kemudian menjelaskan empat modal utama seorang takmir, yaitu: kuat aqidah, kuat dalam shalat berjamaah, kuat beramal jariyah atau bersedekah, serta kuat pendirian.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Menjadi takmir di masjid Muhammadiyah itu tidaklah ringan. Selain karena kita berada dalam posisi minoritas, ada tanggung jawab besar untuk memakmurkan masjid sekaligus menjaga ideologi Muhammadiyah,” ujarnya.

Ia menambahkan, kemakmuran masjid dapat diukur melalui tertib administrasi, kelengkapan sarana prasarana, intensitas kegiatan, jumlah jamaah, hingga kondisi keuangan.

Mengingat jamaah masjid Muhammadiyah saat ini semakin heterogen, Ali Fauzi menegaskan bahwa kepemimpinan takmir harus dipegang kader Muhammadiyah yang berintegritas. “Ketua takmir itu harus kader Muhammadiyah 24 karat, sehingga masjid tetap terjaga dan tidak menjadi ajang pengembangan paham selain Muhammadiyah,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Ali Fauzi mengingatkan bahwa pada 19 Oktober 2025 akan digelar fit and proper test calon Ketua Takmir secara serempak di Gedung Dakwah Kenjeran Muhammadiyah Center, Jalan Platuk No 104. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu