
PWMU.CO – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tulangan menggelar Kajian Ahad Pagi di Masjid Al Huda Desa Tulangan, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Ahad (15/6/2025). Hadir dalam kegiatan ini seluruh pimpinan PRM, PRA, Ortom, serta warga Muhammadiyah se-Kecamatan Tulangan.
Kajian menghadirkan pemateri Dr H Sam’un MAg, Ketua PCM Sepanjang Sidoarjo yang juga menjabat sebagai Ketua KBIHU Jabal Nur.
Dalam sambutan iftitah, Ketua PCM Tulangan Abdillah Adhie SE menyampaikan rasa syukur atas perkembangan amal usaha Muhammadiyah (AUM) di wilayahnya.
“Alhamdulillah saat ini PCM Tulangan memiliki lima sekolah sebagai AUM milik warga persyarikatan. Saya kembali menegaskan bahwa sekolah-sekolah ini adalah milik Muhammadiyah, bukan milik kepala sekolah, guru, atau tokoh tertentu. Mohon doanya, ke depan kami akan menata AUM-AUM ini menjadi lebih baik,” ujarnya.
Tiga Keutamaan Hadir di Kajian
Dr Sam’un dalam awal pemaparannya menyampaikan kabar gembira kepada para jamaah yang hadir. Ia menyebutkan tiga keutamaan mengikuti kajian Ahad pagi berdasarkan Al-Quran:
- Dikategorikan sebagai Wali Allah, sebagaimana disebutkan dalam Surah Yunus ayat 62–63.
- Termasuk dalam golongan Hizbullah, sesuai Surah Al-Mujadalah ayat 22.
- Menjadi bagian dari Ashaariullah (penolong agama Allah), sebagaimana dijelaskan dalam Surah As-Shaff ayat 14.
“Ini menjadi penyemangat kita semua untuk terus hadir dan istiqamah dalam mengikuti kajian sebagai bentuk mujahadah dalam dakwah,” terangnya.
AUM Ujung Tombak Dakwah
Dr Sam’un menegaskan bahwa AUM adalah ujung tombak dakwah Muhammadiyah yang nyata. Menurutnya, kesuksesan dakwah persyarikatan sangat ditentukan oleh sinergitas dan loyalitas dalam pengelolaan AUM.
“AUM adalah manifestasi nyata gerakan dakwah Muhammadiyah. Maka AUM harus dikelola secara profesional, penuh loyalitas, dan bersinergi dengan pimpinan persyarikatan, khususnya di PCM Tulangan yang memiliki lima AUM,” tegasnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pimpinan, warga persyarikatan, dan pengelola AUM di semua tingkatan harus diperkuat agar tujuan dakwah dapat tercapai secara optimal.
“Loyalitas pengelola AUM menjadi faktor penentu. AUM tidak cukup hanya bertahan, tetapi harus berkontribusi besar dalam pelaksanaan program-program kerja yang telah ditetapkan majelis,” jelasnya.
PCM Sepanjang Siap Berbagi Ilmu
Kajian berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Di akhir acara, Dr Sam’un mengajak seluruh pengelola sekolah AUM di PCM Tulangan untuk terus mendukung program PCM dalam menata AUM agar lebih baik.
“PCM Sepanjang siap berbagi pengalaman dan ilmu bagaimana PCM dan AUM bisa bersinergi secara efektif,” ungkapnya.
Ia pun menutup kajian dengan harapan agar kegiatan seperti ini dapat terus meningkatkan semangat ber-Muhammadiyah dan mempererat ukhuwah di antara guru, karyawan AUM, serta warga persyarikatan. (*)
Penulis Sumardani Editor M Tanwirul Huda







0 Tanggapan
Empty Comments