Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Ketua PCM Tulangan: Bergembiralah Menyambut Datangnya Bulan Suci Ramadan

Iklan Landscape Smamda
Ketua PCM Tulangan: Bergembiralah Menyambut Datangnya Bulan Suci Ramadan
Ketua PCM Tulangan: Bergembiralah Menyambut Datangnya Bulan Suci Ramadan
pwmu.co -

Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Grabagan, Tulangan, menggelar pengajian rutin dengan tema Menyongsong Bulan Suci Ramadan 1447 H dengan pemateri Abdillah Adhie selaku Ketua PCM Tulangan, Sidoarjo. Pengajian berlangsung di Masjid Al Mahdi Perumtas 3 Grabagan, Tulangan, Sabtu (17/01/2026).

Pengajian tersebut dihadiri oleh warga Perumtas 3 Grabagan serta warga dari luar Perumtas 3 Grabagan. Dalam kesempatan itu, Abdillah Adhie menyampaikan pentingnya mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadan tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara spiritual dan mental.

Ketua PCM Tulangan menegaskan bahwa bulan suci Ramadan merupakan momentum istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi bulan pendidikan ruhani yang harus kita sambut dengan persiapan iman, ilmu, dan amal,” ujarnya.

Dalam materinya, Ketua PCM Tulangan membagi tiga tipe manusia dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Pertama, golongan orang yang bersuka cita. Mereka adalah orang-orang yang sangat berbahagia dan mengagungkan datangnya bulan suci Ramadan. Nabi Muhammad SAW mengagungkan Ramadan sejak pertama kali melihat bulan di malam awal bulan Rajab.

“Rasulullah SAW selalu berdoa yang artinya, Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban, dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadan,” terangnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Mari jemaah sambut Ramadan ini dengan penuh kegembiraan, seperti mulai memperbanyak puasa sunah, disiplin membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak doa,” terang pemateri kajian.

Kedua, golongan orang yang biasa-biasa saja, yakni mereka yang menganggap bulan Ramadan sama seperti bulan-bulan sebelumnya. Mereka tidak antusias dan tidak pula merasa sedih. Ramadan dianggap akan berlalu seperti biasanya.

Ketiga, golongan orang yang bersedih, yaitu orang-orang yang tidak suka dengan datangnya bulan Ramadan, bahkan merasa keberatan karena harus berpuasa selama satu bulan. Mereka menganggap Ramadan sebagai bulan yang membuat sakit, lemas, dan tidak bisa beraktivitas. “Maka sungguh merugilah orang yang bersedih ketika bulan Ramadan tiba,” terangnya.

Rasulullah SAW bersabda, “Telah datang bulan Ramadan, bulan penuh berkah. Maka Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa pada bulan itu. Saat itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, para setan diikat, dan pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.” (HR. Ahmad).

Dengan hadirnya bulan suci Ramadan, seluruh amal perbuatan akan Allah SWT lipatgandakan pahalanya, terlebih pada bulan ini Allah SWT menurunkan malam Lailatul Qadar yang sungguh mulia. Barang siapa yang mampu meraih Lailatul Qadar, maka seakan-akan ia beribadah selama seribu bulan, pungkas pemateri.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu