Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tulangan, Abdillah Adhi, S.E., secara resmi membuka Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) PCM Tulangan yang digelar pada Sabtu–Ahad (24–25/1/2026) di Hotel Tanjung Plaza, Prigen, Pasuruan.
Kegiatan Rakorev tersebut diikuti sekitar 91 peserta yang terdiri atas perwakilan 18 Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) se-Cabang Tulangan, pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta unsur organisasi otonom (Ortom) seperti Aisyiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), dan Hizbul Wathan (HW).
Dalam sambutan pembukaannya, Abdillah Adhi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta Rakorev. Ia mengapresiasi semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh pimpinan ranting, AUM, serta majelis dan lembaga Muhammadiyah di wilayah Kecamatan Tulangan.
“Alhamdulillah, kita semua bisa hadir dalam keadaan sehat walafiat. Kami sangat menghormati dan membanggakan rekan-rekan pimpinan ranting Muhammadiyah se-Kecamatan Tulangan, juga para kepala Amal Usaha Muhammadiyah beserta seluruh majelis dan lembaga yang hadir,” ujarnya.
Adhi mengakui bahwa tidak semua undangan dapat hadir dalam Rakorev kali ini. Namun demikian, ia menegaskan pentingnya rasa syukur karena masih diberi kesempatan untuk berkumpul, bermusyawarah, dan memperkuat sinergi dalam naungan rahmat serta hidayah Allah Swt.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen PCM Tulangan untuk terus menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas secara berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada umat. Menurutnya, amanah kepemimpinan di Muhammadiyah harus dijalankan dengan penuh kesungguhan semata-mata untuk mengharap rida Allah Swt.
“Ini adalah amanah umat yang harus kita pegang dan laksanakan sebaik-baiknya. Tidak lain dan tidak bukan hanyalah untuk mengharap rida Allah subhanahu wa ta’ala,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Adhi juga mengajak seluruh pimpinan ranting untuk merefleksikan kebermanfaatan kegiatan Rakorev. Ia bahkan melempar pertanyaan kepada peserta terkait perlunya kegiatan serupa dilaksanakan kembali di masa mendatang. Serentak, para peserta menjawab bahwa Rakorev sangat perlu untuk terus dilaksanakan.
Menanggapi hal tersebut, Adhi berharap Rakorev dapat menjadi agenda berkelanjutan dengan suasana yang menggembirakan. Ia menekankan bahwa kerja-kerja persyarikatan harus membawa semangat pencerahan dan kebahagiaan.
“Apapun pekerjaan di Muhammadiyah, itu adalah seni yang mencerahkan dan membahagiakan, bukan suram. Jangan sampai seperti iklim hari ini,” ujarnya berseloroh yang disambut tawa peserta.
Selain itu, Adhi berharap seluruh kepengurusan di tingkat cabang, ranting, dan AUM tetap solid, kompak, serta memiliki semangat dan kekuatan kolektif dalam mengemban amanah persyarikatan. Ia menyadari bahwa tanggung jawab tersebut bukanlah hal ringan, namun dapat diwujudkan melalui kerja sama semua pihak.

Di akhir sambutannya, mantan Ketua KPU Kabupaten Sidoarjo itu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja AUM Muhammadiyah di Tulangan yang dinilainya terus menunjukkan perkembangan positif. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama ini terdapat tekanan atau tuntutan tertentu dari pimpinan cabang.
“Muhammadiyah Tulangan memiliki sejarah yang panjang dan membahagiakan. Maka tuntutan untuk terus berprogres dan berkembang adalah sebuah keniscayaan. Ketika kami diberi amanah ini, kami ingin membuktikan kinerja terbaik yang bisa kami lakukan,” tuturnya.
Dengan mengucap basmalah, Abdillah Adhi secara resmi membuka Rapat Koordinasi dan Evaluasi PCM Tulangan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar dengan konsep yang semakin baik dan meriah di masa mendatang.
“Ihdinas shirathal mustaqim. Dengan membaca bismillahirrahmanirrahim, Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tulangan resmi saya buka,” pungkasnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments