Dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo Surabaya bertindak sebagai pembina upacara dan menyampaikan amanat kepada seluruh peserta upacara pada Minggu (17/8/2025) di Kompleks Pendidikan Muhammadiyah Wonokromo
Upacara ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan PCM dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA), segenap Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) se-Wilayah Wonokromo, serta Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM).
Turut hadir pula para guru dan karyawan di bawah naungan Majelis Dikdasmen dan PNF, di antaranya dari SD Muhammadiyah 6 Gadung (SD Musix), SD Muhammadiyah 7 Jagir, SD Muhammadiyah 24 Ketintang, SMP Muhammadiyah 4 Gadung, dan SMA Muhammadiyah 3 Gadung.
Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PCM Wonokromo, Luluk Humaidah SPdI MPd, menyampaikan bahwa seluruh guru dan karyawan TK Aisyiyah di wilayah PCA Wonokromo juga ikut serta.
“Tidak ketinggalan, seluruh guru dan karyawan TK Aisyiyah di wilayah PCA Wonokromo juga ikut serta,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua PCM Wonokromo yang menjadi pembina upacara, Ir H Lukman Rahim, menyampaikan amanah usai pengibaran Sang Merah Putih.
“Baru saja kita menyaksikan bendera Merah Putih dikibarkan,” ujarnya.
Lukman Rahim kemudian menjelaskan makna filosofis bendera tersebut.
“Merah adalah darah yang mengalir dalam jiwa para pahlawan, sedangkan putih adalah tulang para pahlawan yang telah gugur meraih kemerdekaan,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perjuangan generasi saat ini berbeda dengan para pejuang terdahulu.
“Sekarang kita tidak diminta untuk berperang mengangkat senjata, tetapi kita diminta mengisi kemerdekaan dengan mendidik para siswa agar tumbuh menjadi pribadi yang berjiwa patriotik,” tambahnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa tepat setahun yang lalu, usai upacara bendera, PCM Wonokromo telah melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Muhammadiyah Tahfidz Center (MTC) untuk SMP Muhammadiyah 4 Gadung.
“InsyaAllah hari ini atau besok, akan mulai melakukan pemasangan pondasi strauss utama sebagai bagian dari pengembangan SD Musix,” ungkapnya.
Reward Umrah dan Pendidikan S2
Dalam rangkaian upacara tersebut, Kepala SD Musix, Munahar SHI MPd, berkesempatan menyerahkan Surat Keterangan (SK) reward kepada tiga orang guru dan karyawan.
Mereka adalah Nurmala SAg, yang telah mengabdi selama 26 tahun, serta Moch. Askan SPd, yang telah mengabdi selama 25 tahun.
“Mereka berdua mendapat reward berupa perjalanan umrah. InsyaAllah akan berangkat pada bulan Desember,” terangnya.
Sementara itu, Warno SSy, mendapat apresiasi atas dedikasinya yang luar biasa.
“Ia bekerja tanpa mengenal waktu. Bahkan, pukul 10 malam pun terkadang masih berada di sekolah untuk menyelesaikan tugas-tugasnya. Bahkan tidak jarang ia sampai tidur di sekolah,” imbuh Sekretaris Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur tersebut.
Maka dari itu, sambungnya, beliau berhak mendapatkan reward berupa biaya pendidikan S-2.
Ia juga menyampaikan bahwa reward tersebut diharapkan dapat memotivasi para guru dan karyawan untuk terus meningkatkan kinerja serta kualitas pengajaran. Dengan begitu, mereka akan semakin bersemangat, tulus, dan penuh rasa cinta dalam memberikan pelayanan terbaik untuk mendidik para siswa.
Reward ini diberikan berdasarkan SK Penghargaan yang dibacakan oleh Kaur SDI, Puspitawati SPd. Selanjutnya, secara berturut-turut, Lukman Rahim dan Luluk Humaidah menyerahkan sertifikat apresiasi berupa hadiah umrah dan beasiswa pendidikan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments