Muhammadiyah telah diterima dan hadir secara utuh di tengah masyarakat Kabupaten Probolinggo. Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Probolinggo, Sigit Prasetya, ST, M.Pd, dalam sambutannya pada Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah yang digelar dengan khidmat dan penuh kebersamaan (17/1/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Sigit menegaskan bahwa keberadaan Muhammadiyah di Kabupaten Probolinggo tidak hanya sebatas sebagai organisasi keagamaan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun kehidupan sosial, pendidikan, dan kemasyarakatan yang harmonis.
“Alhamdulillah, Muhammadiyah diterima hadir di Kabupaten Probolinggo secara seutuhnya. Kami berupaya selalu hadir di setiap situasi dan kondisi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa salah satu kontribusi nyata Muhammadiyah adalah melalui bidang pendidikan, dengan kurikulum yang mengedepankan nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan moderasi, sejalan dengan semangat Islam berkemajuan.
“Kurikulum pendidikan Muhammadiyah tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga membangun karakter kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sigit menyampaikan harapan agar Muhammadiyah terus menjadi saudara dan mitra bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah dalam membawa kemajuan Kabupaten Probolinggo.
“Harapan kami, Muhammadiyah dapat terus menjadi saudara bagi semua, bergandengan tangan untuk bersama-sama membawa kemajuan Kabupaten Probolinggo,” tuturnya.
Pada momen tersebut, Ketua PDM juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir dengan formasi lengkap, mulai dari unsur pemerintah daerah, pimpinan organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, hingga jajaran partai politik.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan yang hadir secara lengkap. Ini menjadi bukti kuatnya sinergi dan kebersamaan yang terjalin,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Sigit memberikan pesan motivatif kepada seluruh kader dan warga Muhammadiyah agar tetap menjaga semangat pengabdian dan keikhlasan dalam berjuang.
“Walaupun mungkin tidak selalu diiringi dengan gaji besar, semangat ber-Muhammadiyah harus tetap dijaga. Keikhlasan dan komitmen itulah yang menjadi kekuatan utama gerakan ini,” pungkasnya.
Resepsi Milad ke-113Muhammadiyah tersebut menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen Muhammadiyah Kabupaten Probolinggo untuk terus berkontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan daerah.






0 Tanggapan
Empty Comments