Search
Menu
Mode Gelap

Ketua PDM Ponorogo: Pendidikan Harus Cetak Kader dan Cerdaskan Umat

Ketua PDM Ponorogo: Pendidikan Harus Cetak Kader dan Cerdaskan Umat
pwmu.co -
Ketua PDM Ponorogo (memegang mic) saat memberi pengarahan kepada peserta upgrading sekolah dan madrasah Muhammadiyah Ponorogo (Miftahul Rahman/PWMU.CO)

PWMU.COKetua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ponorogo, Drs Moh Syafruddin MA membuka Upgrading Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah Ponorogo pada Jumat (20/6/2025).

Dalam upgrading itu ia menegaskan bahwa pendidikan Muhammadiyah harus berpijak pada fungsi utama sebagai pusat kaderisasi, dakwah, dan pelayanan umat.

Acara yang digelar oleh Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Ponorogo ini diikuti oleh 104 peserta yang terdiri atas kepala dan wakil kepala bidang kurikulum sekolah dan madrasah Muhammadiyah Ponorogo, serta berlangsung di Hotel Sri Rejeki 2, Sarangan, selama tiga hari (20–22/6/2025).

Dalam sambutannya, Syafruddin mengutip Pedoman Pimpinan Pusat Muhammadiyah No. 1 Tahun 2018 Pasal 4 yang menegaskan bahwa pendidikan dasar dan menengah Muhammadiyah berperan mencerdaskan kehidupan umat manusia.

“Jadikan pedoman ini sebagai arah pelaksanaan pendidikan di sekolah-sekolah Muhammadiyah, khususnya di Ponorogo,” tegasnya.

Syafruddin juga menyampaikan sebuah ungkapan mendalam dari dunia pendidikan Islam: At-tharîqah ahammu minal maddah, wal mudarris ahammu minath-tharîqah, wa rûhul mudarris ahammu minal mudarris nafsihi yang berarti, ‘Metode lebih penting dari materi; guru lebih penting dari metode; dan jiwa guru lebih penting dari guru itu sendiri.’

Peserta upgrading sekolah madrasah Muhammadiyah Ponorogo (Miftahul Rahman/PWMU.CO)

Menurutnya, pendidikan Muhammadiyah tak sekadar transfer ilmu, tetapi juga sarana dakwah dan pencerahan masyarakat.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Sementara itu, Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Ponorogo, Drs Suyoto MPd menjelaskan bahwa kegiatan upgrading ini digelar sebagai bentuk persiapan menyambut tahun ajaran baru.

“Selain sebagai ajang sharing informasi terkini, harapannya kegiatan ini mampu menghasilkan produk dan rekomendasi konkret guna meningkatkan mutu pendidikan Muhammadiyah di Ponorogo,” ungkapnya.

Selama tiga hari ke depan, para kepala sekolah dan wakil kepala kurikulum dari seluruh sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Kabupaten Ponorogo akan mengikuti berbagai sesi pelatihan manajemen pendidikan, diskusi interaktif, serta kegiatan outbound untuk mempererat sinergi.

Penulis Miftahul Rahman Editor Zahra Putri Pratiwig

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments