Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo, Prof. Dzoul Milal, membuka kegiatan Manasik Haji KBIHU Jabal Nur di Aula Umsida Kampus 2, Ahad (16/11/2025). Kegiatan ini menjadi tahap awal pembekalan bagi calon jamaah haji yang akan berangkat pada musim haji 2026.
Dalam sambutannya, Prof. Milal menegaskan bahwa pelaksanaan manasik harus mengacu pada tuntunan Rasulullah. “Tujuan manasik ini adalah memahamkan jamaah agar ibadah hajinya sesuai ajaran Rasulullah. Apa yang dikerjakan nanti harus tahu arti, makna, dan alasannya. Seperti orang shalat yang harus runtut dari takbir hingga salam,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap setiap rukun haji. “Jangan sampai ada jamaah yang bingung saat pelaksanaan. Kenapa thawaf tujuh kali, kenapa harus menghadap arah tertentu—semua itu harus dipahami sejak awal,” tambahnya.
Prof. Milal juga mengingatkan bahwa haji bukan sekadar ibadah ritual, melainkan perjalanan panjang yang menuntut kedisiplinan dan kepatuhan pada aturan resmi pemerintah. “Selain ibadah, haji adalah perjalanan jauh. Karena itu jamaah wajib memahami aturan pemerintah Indonesia dan pemerintah Arab Saudi. Semua harus mengikuti petunjuk pembimbing resmi Muhammadiyah,” tegasnya.
Ia kemudian memperkenalkan struktur kepemimpinan jamaah yang akan digunakan selama proses haji, termasuk penunjukan Dr. Pancang Kuat Prabowo sebagai amirul haj rombongan KBIHU Jabal Nur. “Rombongan besar sulit diatur. Karena itu setiap 40 orang dipimpin ketua rombongan atau Karom, dan setiap 10 orang dipimpin ketua regu atau Karu,” ujarnya.
Selain aspek ibadah dan aturan, Prof. Milal menekankan pentingnya ikatan sosial antarjamaah. “Di Tanah Suci nanti kita ciptakan social bond, saling membantu antara yang kuat dan yang kurang kuat. Jamaah harus menjadi keluarga baru yang saling menguatkan,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan tentang pentingnya persiapan fisik dan mental. “Mulai sekarang niatkan ibadah dengan sungguh-sungguh. Latihan fisik, perbanyak doa, dan siapkan mental untuk perjalanan panjang,” pesannya.
Menutup sambutan, Prof. Milal berharap seluruh jamaah mendapat kemudahan dalam menjalankan ibadah. “Mudah-mudahan kita semua meraih predikat haji mabrur dan kembali ke tanah air dengan selamat,” pungkasnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments