Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Ketua PDM Sidoarjo: Masjid Tidak Hanya Pusat Ibadah Tapi Pusat Dakwah, Edukasi, dan Transformasi Digital

Iklan Landscape Smamda
Ketua PDM Sidoarjo: Masjid Tidak Hanya Pusat Ibadah Tapi Pusat Dakwah, Edukasi, dan Transformasi Digital
Ketua Takmir Masjid Ar - Royyan Menerima Penghargaan dari Dr Sulthon Amin Wakil Ketua PWM Jatim. (Sumardani/PWMU.CO)
pwmu.co -

Takmir Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah menggelar peresmian masjid dan pengajian umum di Buduran, Sidoarjo, Sabtu (31/01/2026). Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., serta Staf Ahli Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga Kemendikdasmen RI yang juga Sekretaris PWM Jawa Timur, Prof. Dr. H. Biyanto, M.Ag.

Kegiatan dimulai dengan pembacaan Surat Al-Maun beserta terjemahannya oleh anak-anak TK Aisyiyah Bustanul Anfal (TK ABA) 1 Buduran. Master Ceremony Rozaq Akbar membuka acara dengan doa agar bacaan ayat suci membawa keberkahan bagi seluruh jamaah dan bagi Masjid Ar-Royyan.

Dalam sambutannya, Prof. Biyanto memberikan apresiasi terhadap kiprah dakwah digital yang mulai berkembang di kalangan pemuda Muhammadiyah. Ia menilai, meski masih relatif baru, dakwah digital sudah mampu memberi warna baru dalam penyebaran nilai-nilai Islam di dunia maya.

“Generasi muda hari ini hidup di era digital, seakan memiliki slogan no gadget no life. Maka dakwah pun harus mampu mengikuti perkembangan zaman,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Masjid Ar-Royyan resmi ditetapkan sebagai Pilot Project Dakwah Digital Majelis Tabligh PDM Sidoarjo, yang diserahkan langsung oleh Wakil Ketua PWM Jawa Timur, Dr. Sulthon Amin, MM.

Sementara itu, Ketua PDM Sidoarjo, Prof. Dr. Dzo’ul Milal, MPd., yang tidak dapat hadir, menyampaikan ucapan selamat dan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi Masjid Ar-Royyan merupakan wujud kerja keras seluruh pemangku kepentingan di bawah koordinasi takmir masjid, serta berkat rahmat Allah SWT.

“Kemajuan ini membanggakan dan patut dijadikan inspirasi bagi masjid-masjid lain,” terangnya dalam pesan terpisah.

Prof. Milal menekankan bahwa keberhasilan ini perlu dipelajari dan direplikasi agar menjadi model pengembangan masjid di Kabupaten Sidoarjo. Ia berharap Masjid Ar-Royyan dapat terus menjadi pusat ibadah, dakwah, edukasi, serta penguatan transformasi digital di lingkungan Persyarikatan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu