Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Kiai Dr Saad Ibrahim MA, mengapresiasi rencana Majelis Tabligh PP Muhammadiyah untuk mengembangkan Quranic Botanical Garden di kawasan tanah wakaf Kompleks Tabligh Institut Muhammadiyah, Kasihan, Kabupaten Bantul.
“Semoga Allah selalu menyehatkan, memanjangkan umur, dan mempersamai kita semua dalam khidmat kepada Islam dan kaum Muslimin,” ujarnya dalam acara tasyakuran dan silaturahim bersama Keluarga Besar Majelis Tabligh, Sabtu (9/8/2025).
Acara ini dihadiri jajaran pengurus Majelis Tabligh, para donatur yang setia mendukung dakwah, serta warga sekitar. Suasana penuh keakraban mewarnai kegiatan yang digelar di lokasi tanah wakaf yang kelak akan menjadi pusat pengembangan Quranic Botanical Garden.
Kiai Saad mendorong Majelis Tabligh untuk konsisten membina umat sekaligus menjadikan Quranic Botanical Garden sebagai langkah kreatif yang dapat menarik minat generasi muda.
“Di kompleks ini, saya berharap juga ditanami tumbuhan produktif, khususnya pohon durian. Kolam yang ada pun sebaiknya diisi ikan koi yang memiliki nilai jual tinggi,” pesannya.
Dukungan nyata pun ia berikan. Kiai Saad menyumbangkan infak spontan sebesar Rp25 juta untuk penanaman durian, disertai doa dan pesan untuk selalu berbagi dengan sesama.
Sementara itu, Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, KH. Fathurrahman Kamal, Lc MSI, menegaskan bahwa Quranic Botanical Garden bukan sekadar fasilitas fisik, tetapi amanah dakwah jangka panjang yang menjadi proyeksi publik dan pusat dakwah masa depan.
Menurutnya, keberadaan Tabligh Institut dan berbagai rencana pengembangannya merupakan wujud akuntabilitas atas infak, sedekah, zakat, dan wakaf yang disalurkan ke Muhammadiyah.
“Selain pelatihan dan okupasi mubalig Persyarikatan, Tabligh Institut juga berkomitmen memberdayakan kelompok dhuafa dan mustadh’afin melalui berbagai program, salah satunya penyantunan,” jelasnya.
Ia menambahkan, visi ke depan Quranic Botanical Garden adalah menjadi pusat pelatihan dai (i’dad du’at) dengan target 25–30 peserta setiap angkatan, dibina penuh selama tiga bulan, dan seluruh kebutuhan ditanggung panitia. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments