
PWMU.CO – Dalam ber-Muhammadiyah, kita perlu untuk meraih keberkahan selama di dalamnya. Ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh warga Muhammadiyah untuk bisa meraih keberkahan.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Prof Dr dr Sukadiono MM, ketika mengisi Kajian Ahad Pagi Pencerah di Masjid Jenderal Sudirman, Surabaya.
Dalam Kajian yang diadakan pada Ahad (27/7/2025) tersebut, Sukadiono menuturkan bagaimana cara meraih keberkahan sebagai warga Muhammadiyah.
“Sebagai warga Muhammadiyah, kita dituntut menjadi orang yang bertaqwa dan bermanfaat bagi orang lain, sebagaimana matahari yang memberikan cahaya ke seluruh bumi,” ujarnya.
Prof Sukadiono menekankan bahwa warga Muhammadiyah harus gemar bersedekah. “Untuk menggapai keberkahan sebagai warga Muhammadiyah, kita mesti untuk memperbanyak sedekah dengan ikhlas. Sedekah tersebut bisa diberikan kepada orang yang membutuhkan, masjid, ataupun panti asuhan Muhammadiyah yang memerlukan bantuan,” jelasnya.
Kemudian, tutur Prof Sukadiono, warga Muhammadiyah itu perlu untuk memperdalam keilmuan yang dimiliki.
“Perlu dicatat, warga Muhammadiyah harus memiliki basis keilmuan yang mendalam. Kenapa? Karena untuk mewujudkan Islam yang berkemajuan, kita harus memiliki pola pikir yang maju dan penuh intelektualitas,” sambungnya.
Terakhir, Prof Sukadiono berpesan agar warga Muhammadiyah harus membiasakan shalat malam. “Warga Muhammadiyah perlu untuk memperbanyak shalat malam. Allah sudah memerintahkan kita untuk melaksanakan shalat di malam hari,” pesannya.
Kemudian, Prof Sukadiono mengutip surat al-Isra’ ayat 79 yang berbunyi:
وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَىٰ أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا
“Dan pada sebagian malam hari, bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”
Maka dari itu, ungkap Prof Sukadiono, marilah kita membiasakan untuk melaksanakan shalat malam, supaya kita sebagai warga Muhammadiyah bisa semakin mendapat keberkahan dalam hidup. (*)
Penulis Wildan Nanda Rahmatullah Editor M Tanwirul Huda





0 Tanggapan
Empty Comments