Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Ketua Takmir Masjid Al-Islam Krembangan Tekankan Pentingnya Murajaah dan Akhlak Qur’ani pada Wisuda Tahfidz Angkatan IV

Iklan Landscape Smamda
Ketua Takmir Masjid Al-Islam Krembangan Tekankan Pentingnya Murajaah dan Akhlak Qur’ani pada Wisuda Tahfidz Angkatan IV
Ketua Takmir Masjid Al-Islam, Dr. H. Izza Anshory, ST., MT., saat menyampaikan pesan kepada para wisudawan serta para orang tua yang hadir. Foto: Istimewa.
pwmu.co -

Suasana penuh keberkahan menyelimuti Masjid Al-Islam Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan, Kota Surabaya pada Ahad (25/1/2026) saat puluhan santri Lembaga Pembinaan Quran (LPQ) Al-Islam Krembangan mengikuti Wisuda Tahfidz Angkatan ke-4.

Dalam momentum yang khidmat tersebut, Ketua Takmir Masjid Al-Islam, Dr. H. Izza Anshory, ST., MT., menyampaikan pesan mendalam yang ditujukan khusus kepada para wisudawan serta para orang tua yang hadir.

Dalam sambutannya, Izza Anshory menegaskan bahwa keberhasilan menghafal Al-Qur’an merupakan anugerah terbesar yang dianugerahkan Allah SWT kepada hamba-Nya.

Ia menyampaikan bahwa capaian para santri pada hari tersebut bukanlah titik finish, melainkan titik awal dari amanah dan tanggung jawab besar sebagai penjaga kalam Ilahi di muka bumi.

Pesan pertama yang digarisbawahi adalah pentingnya menjaga hafalan (murajaah). Menurut Izza, mempertahankan hafalan justru jauh lebih menantang dibandingkan proses awal menghafalnya karena menuntut kedisiplinan, konsistensi, serta keikhlasan hati agar ayat-ayat Al-Qur’an tetap terjaga dan tidak pudar seiring berjalannya waktu.

Lebih lanjut, ia mendorong para wisudawan agar tidak cepat merasa puas dengan capaian yang telah diraih saat ini.

Ia juga berharap para santri terus menjaga semangat untuk menambah hafalan ke jenjang yang lebih tinggi, hingga mampu mengkhatamkan 30 juz dengan kualitas hafalan yang terpelihara dengan baik.

Menurutnya, Al-Qur’an bukan sekadar teks yang dihafal, melainkan pedoman hidup yang harus tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Ia berpesan agar akhlak para wisudawan senantiasa mencerminkan nilai-nilai Al-Qur’an sehingga mampu menjadi teladan yang baik bagi lingkungan sekitar Masjid Al-Islam.

Tak hanya kepada para santri, Izza juga menyampaikan pesan yang menyentuh kepada para wali santri yang hadir.

Ia mengingatkan bahwa dukungan, pendampingan, serta doa orang tua merupakan pilar utama di balik keberhasilan anak-anak dalam menempuh proses menjadi penghafal Al-Qur’an selama menimba ilmu di Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ).

“Para orang tua akan memperoleh aliran pahala jariyah yang tidak terputus dari setiap ayat yang dibaca dan dihafalkan oleh anak-anaknya,” ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk investasi terbaik yang manfaatnya tidak hanya dirasakan di dunia, tetapi juga hingga ke alam kubur dan kehidupan akhirat.

“Jangan pernah lelah memfasilitasi anak-anak agar senantiasa dekat dengan Al-Qur’an. Setiap tetes keringat dan biaya yang dikeluarkan orang tua untuk pendidikan Al-Qur’an anak-anaknya akan dikonversi menjadi kemuliaan di sisi Allah SWT,” tuturnya dengan penuh wibawa.

Ia juga mengingatkan para orang tua bahwa kelak di akhirat, para penghafal Al-Qur’an akan memakaikan mahkota kemuliaan kepada ayah dan ibunya. Momen pemakaian mahkota secara simbolis dalam prosesi wisuda ini diharapkan menjadi pengingat nyata atas janji Allah SWT kepada keluarga para ahli Al-Qur’an.

Menutup arahannya, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengajar LPQ Al-Islam yang telah dengan penuh kesabaran membimbing para santri.

Ia berharap Masjid Al-Islam terus berperan sebagai pusat peradaban Islam serta menjadi kawah candradimuka dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul, baik secara intelektual maupun spiritual, di masa mendatang. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu