Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

KH Ali Mansyur: Kunci Sukses Adalah Ibadah, Kesehatan, dan Rasa Syukur

Iklan Landscape Smamda
KH Ali Mansyur: Kunci Sukses Adalah Ibadah, Kesehatan, dan Rasa Syukur
KH Ali Mansyur Kastam ketika menyampaikan tausiyah dalam Ngaji, Pelantikan, dan Silaturahmi Akbar Ponpes Ar-Raudhatul Ilmiyah Kertosono. Foto: Syahri/PWMU.CO
pwmu.co -

Pondok Pesantren Ar-Raudhatul Ilmiyah menggelar Pelantikan, Ngaji, dan Silaturahmi Akbar pada Ahad (28/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di Alun-Alun Kraton, Krian, Sidoarjo, ini sekaligus melantik Himpunan Alumni Pondok Pesantren Ar-Raudhatul Ilmiyah (HAPPRI) Surabaya dan Sidoarjo periode 2025–2030.

Pengasuh Pondok Pesantren Ar-Raudhatul Ilmiyah, KH Ali Mansyur Kastam, menyampaikan tausiyah yang berisi pesan-pesan penting tentang makna kesuksesan di akhir tahun.

“Di akhir tahun ini, seharusnya kita memperbanyak ibadah dan amal kebaikan agar memperoleh rasa aman dan tenteram dalam hati,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa menjaga kesehatan juga menjadi salah satu kunci kesuksesan. Menurutnya, kesehatan dapat diraih dengan mengonsumsi makanan yang halal, bersih, dan thayyib.

“Kiat sukses berikutnya adalah memiliki kesehatan yang baik. Caranya dengan mengonsumsi makanan yang halal, bersih, dan thayyib,” sambungnya.

KH Ali Mansyur menekankan pentingnya menjaga pola makan yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi tubuh. “Untuk memperoleh kesehatan yang optimal, kita perlu mengonsumsi makanan sesuai dengan nutrisi yang dibutuhkan tubuh,” jelasnya.

Selain menjaga pola makan, ia juga mengingatkan pentingnya berolahraga dan senantiasa berpikir positif. Menurutnya, pola pikir yang positif sangat berpengaruh terhadap kesehatan psikis.

“Salah satu ciri kesehatan psikis adalah mampu mengendalikan emosi, taat beribadah, dan senantiasa bersyukur,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, KH Ali Mansyur juga berpesan kepada para alumni agar tidak bermalas-malasan dalam menjalani kehidupan.

“Allah tidak menyukai orang yang pemalas dan hidup tanpa arah. Karena itu, isilah keseharian dengan kegiatan yang produktif. Jangan sampai santri dan alumni YTP menjadi pribadi yang bermalas-malasan dan tidak memiliki tujuan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa ukuran kesuksesan tidak selalu bersifat materi. Menurutnya, seseorang yang memiliki kecukupan makanan untuk hari ini sudah termasuk orang yang sukses.

“Jika seseorang telah memiliki persediaan makanan untuk hari ini, maka ia sudah tergolong orang yang sukses,” katanya.

Menutup tausiyahnya, KH Ali Mansyur mengingatkan agar setiap capaian kesuksesan selalu disertai dengan rasa syukur.

“Ketika sudah meraih kesuksesan, jangan lupa untuk bersyukur dan mengamalkan harta di jalan Allah,” pungkasnya. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu