Khatib Jumat, Taufiqur Rohman MPdI menyerukan sikap optimis untuk menatap masa depan yang cemerlang, Jumat (2/1/2026). Hal ini disampaikan saat khotbah Jumat di masjid Al-Huda Sumberjo, Srono, Banyuwangi. Khotbah Jumat ini diikuti oleh jamaah masjid setempat dan warga Muhammadiyah Ranting Kepundungan.
Tepat pukul 11.27 WIB pelaksanaan ibadah Jumat dimulai. Masjid Al-Huda yang menjadi tonggak awal berdirinya Muhammadiyah di Sumberjo ini dipadati jamaah hingga ke serambi masjid.
Di awal khotbah, khatib mengajak jamaah untuk bersyukur kepada Allah SWT. Karena masih diberi banyak nikmat. Salah satunya nikmat sempat sehingga dapat menghadiri pelaksanaan ibadah Jumat.
“Semoga Allah selalu memberikan petunjuk kepada kita semua,” ujarnya.
Selanjutnya khatib membacakan satu ayat al Quran di dalam Surat al-Hasyr 18. Ia mengulas makna kata takwa yang disebutkan sebanyak 2 kali pada ayat tersebut.
Takwa memiliki arti terpelihara. Seorang muslim yang bertakwa adalah yang terpelihara dari kemaksiatan kepada Allah. Secara lebih luas takwa diartikan dengan ketaatan untuk menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.
Hal itulah yang harus diperhatikan oleh seorang mukmin dalam mengarungi kehidupan dunia, yakni hidup dalam suasana ketakwaan.
Kemudian hendaknya setiap insan melakukan refleksi, mengoreksi segala aktivitasnya yang telah dilakukan untuk diambil pelajarannya dalam menghadapi hari esok. Setelah refleksi itu, Allah mengingatkan kembali agar seorang mukmin tetap berada di jalan ketakwaan tersebut.
Memasuki tahun baru 2026 ini, khatib asal Pandan itu mengajak jamaah untuk memiliki sikap optimis dan semangat dalam menatap masa depan yang cemerlang. Ia pun membacakan hadis nabi Muhammad SAW.
“Ihris ala mayanfauka, berupayalah dengan sungguh-sungguh atas yang bermanfaat bagimu,” tandasnya.
Menurutnya, termasuk yang bermanfaat itu adalah menuntut ilmu dan beramal salih sebagai bekal menjalani hidup hingga akhirat kelak.
Pelaksanaan ibadah Jumat dari awal hingga akhir berlangsung dengan khidmat. Setelah itu dilanjutkan dengan shalat Jumat berjamaah. Pada rakaat pertama, imam membacakan Surat al-Ala sedangkan pada rakaat kedua dibacakan Surat al-Qariah. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments