Allahu Akbar 2X Walillahilhamdu.
Jamaah Shalat Idul Adha Yang Dimuliakan Allah.
Oleh karenanya, di dalam menghadapi ujian kehidupan dunia ini, kita harus sabar dan tawakal, serta menyerahkan diri kepada Allah Swt, sebagaimana yang dicontohkan nabi Ibrahim ketika diperintahkan untuk menyembelih anaknya sendiri.
Berbeda dengan orang yang tidak beriman dan tidak mempunyai keyakinan kepada janji Allah Swt, mereka akan goncang dan stress jika kehilangan sesuatu yang sangat dicintainya. Data dari Badan Kesehatan Dunia ( WHO ) menyebutkan bahwa 800 ribu orang dari penduduk dunia setiap tahunnya melakukan tindakan bunuh diri, 80 % nya disebabkan karena stress dan tidak kuat di dalam menghadapi berbagai problematika yang menimpa dirinya.
Problematika tersebut berkisar pada masalah keluarga, pernikahan, anak, studi, pekerjaan dan lain-lainya. Dan menurut data tersebut, fenomena semacam ini paling banyak didapati di negara-negara maju, seperti Denmark, Norwegia, Perancis.
Di Amerika Serikat sendiri didapatkan bahwa setiap 20 menit telah terjadi kasus bunuh diri, artinya setiap hari sebanyak 75 orang bunuh diri. Bagaimana di Indonesia? Setali tiga uang. Di Indonesia angka bunuh diri 12.000 orang per tahun, itu berarti tiap 2 jam, ada 3 orang bunuh diri. Itu semua bisa dihindari dengan selalu mensyukuri nikmat Allah, selalu bersabar dan ikhlas.
Allahu Akbar 2X Walillahilhamdu.
Jamaah Shalat Idul Adha Yang Dimuliakan Allah.
Pelajaran kedua: Sabar Menghadapi Hidup
Secara bahasa, sabar bermakna dan mempunyai pengertian menahan diri. Sedangkan secara syariat, pengertian sabar adalah menahan diri dari hal yang tidak diridhai Allah Swt, sehingga hanya melaksanakan hal yang diridhai Allah Swt.
Oleh karena itu, sabar diperlukan dalam melaksanakan setiap perintah Allah. Letak sabar adalah hati. Berlawanan dengan sabar adalah mudah marah. Pada seseorang yang marah, tubuhnya akan mengeluarkan Hormon Adrenalin, yang akan meningkatkan tekanan darah secara mendadak, wajah memerah, kepala pusing, jantung berdetak lebih cepat, ngos-ngosan, tangan bergetar dan perut mulas. Resiko apa yang sering terjadi pada orang yang mudah marah? Stroke.
Karena dengan perubahan tekanan darah yang mendadak, akan menyebabkan pecahnya pembuluh darah di otak karena tidak mampu menahan tekanan darah dari jantung. Apakah Sabar itu perbuatan Pasif? Sama sekali tidak. Sabar adalah perbuatan Aktif, dimana tubuh berusaha untuk tetap dalam kesadaran penuh mengontrol semua yang terjadi.
Seperti yang diaktakan Syaikul Islam Ibnu Taimiyah: Marah adalah perbuatan Gila yang diakhiri dengan Penyesalan. Maka sabar menjadi perbuatan Aktif saat kita akan meminta pertolongan Allah sesuai QS Al Baqarah 153:“ ya ayyuhalladzina aamanusta’iinuu bissobri wassolah, wahai orang-orang yang beriman jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolong mu.”
Allahu Akbar 2X Walillahilhamdu.
Jamaah Shalat Idul Adha Yang Dimuliakan Allah.
Maka, siapapun yang ingin permintaannya dikabulkan, maka dia harus aktif melakukan langkah aktif positif, salah satunya dengan bersabar.
Hati manusia bukan milik manusia. Kadang manusia bersedih tanpa diinginkannya. Kadang manusia ingin bersemangat dalam bekerja, tapi tiba-tiba kendur. Hati adalah milik Allah Swt. Allah-lah yang berkuasa membolak-balikkan hati sekehendak-Nya. Kalau demikian, ketika ingin sabar, yang bisa dilakukan manusia adalah mensuasanakan hatinya sehingga sabar itu hadir dalam hati. Bagaimana caranya?
Kalau kita cinta kepada Allah Swt, kita akan melaksanakan semua yang diinginkan-Nya. Kalau kita takut kepada neraka Allah SWT, kita akan melakukan apa saja yang dapat melindungi diri dan keluarga kita dari siksaanNya. Kalau kita yakin kematian pasti akan datang sewaktu-waktu, kita tidak akan menyia-nyiakan sedikitpun kesempatan mencari bekal untuk perjalanan akhirat. Kalau kita mengakui banyaknya nikmat dari Allah Swt yang kita rasakan, kita akan malu dengan ibadah kita yang sedikit.
Allahu Akbar 2X Walillahilhamdu.
Jamaah Shalat Idul Adha Yang Dimuliakan Allah.
Di akhir khutbah ini, dengan penuh khusyu’ dan tadarru, kita berdo’a kepada Allah Swt semoga perjalanan hidup kita senantiasa terhindar dari segala keburukan yang menjerumuskan umat Islam. Semoga dengan do’a ini pula, kiranya Allah Swr berkenan menyatukan kita dalam kebenaran agama-Nya dan memberi kekuatan untuk memenangkannya.
Ya Allah…ya Robb, bantu dan bimbinglah kami agar dapat berdoa kepadaMu dengan sepenuh hati & perasaan kami, memasrahkan semua masalah, beban, hambatan, pikiran, jiwa, hati & seluruh diri kami seutuhnya kepada-MU.
Ya Allah…ya Robb, terangilah hati kami agar semua kesombongan dibersihkan, digantikan dengan cahaya dan kasih sayang-Mu.
Ya Allah… terangilah hati kami agar semua kemarahan dibersihkan, digantikan dengan kelembutan Mu.
Allohumma robbanasi adzibil ba’sa isyfi antasysyafii, la syifafaa’a illa syifa’uka, syifaaan laa yughodiru saqoma.
Robbana la tudzigh qulubana ba’daidz hadaytana wahablana milla dunqarohmah innaka antal wahab.
Robbana la tua khidznaa inna siina aw akhto’na, Robbana wala tahmil ‘alaynaa isron kama hamal tahu ‘alalladzina mingqoblina, Robbana wala tuhamilna maalaa thoo qotalaanabi, wa’fuanna, waghfirlana warhamna anta maulana fangsurna ‘ala qoumil kafiriin.
Robbana dholamna anfusana wailam tagfirlana watarhamna lanakunanna minal khosirin
Robbana atina fiddunya hasanah wa fil akhiroti hassanah wa qina adza bannar
Subhana rabbika rabbil ‘izzati amma yasifun wa salamun alal mursalin wal hamdulillahi rabbil ‘alamin”
Nashrun minallahi wa fathun qarib wa basyiril mu’minin. Wassalamu’alaikum wr wb.
Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan






0 Tanggapan
Empty Comments