Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kids Traveller, Cara Baru Bikin Anak Betah di Masjid

Iklan Landscape Smamda
Kids Traveller, Cara Baru Bikin Anak Betah di Masjid
Pembukaan Kegiatan Kids Traveler program Giat Anak Masjid Ar-Royyan. Foto: Hilmi Hidayatulloh PA
pwmu.co -

Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga ruang kreatif bagi anak-anak untuk tumbuh, bermain, dan mengenal Islam dengan cara yang menyenangkan.

Semangat inilah yang dihidupkan Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran, Sidoarjo melalui program Giat Anak-anak Masjid Ar-Royyan (GAMA) bertajuk “Kids Traveller”, sebuah petualangan edukatif yang menunjukkan bahwa masjid dapat menjadi ruang favorit bagi generasi muda.

Program yang digagas sepenuhnya oleh Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Buduran ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

Dalam waktu kurang dari satu minggu, seluruh kuota peserta telah penuh. Sebanyak 73 anak berpartisipasi, bukan hanya dari Kecamatan Buduran, tetapi juga dari Sidoarjo, Sedati, Gedangan, Tanggulangin, dan wilayah sekitar.

Digelar pada Ahad (16/11/2025), sejak pukul 07.00 hingga 14.00 WIB, kegiatan dimulai dengan salat dhuha berjamaah dan murojaah surat-surat pendek di Masjid Ar-Royyan.

Setelah itu, anak-anak menerima atribut topi rimba dan syal sebagai simbol petualang cilik, sebelum menaiki kereta kelinci menuju Museum Mpu Tantular, lokasi utama kegiatan.

Setibanya di museum, peserta disambut tim AMM Buduran dan petugas museum yang siap mendampingi mereka dalam berbagai agenda.

Anak-anak diajak mengenal sejarah dan budaya melalui eksplorasi ruang pameran, dilanjutkan dengan outbound dan permainan interaktif yang mendorong kerja sama dan kreativitas.

Tawa riang dan keceriaan yang memenuhi area museum menjadi bukti betapa mereka menikmati pengalaman seru ini.

Amel, ketua pelaksana, menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini umumnya dilakukan sekolah. Namun AMM Buduran ingin menegaskan bahwa masjid pun mampu menghadirkan kegiatan edukatif yang menyenangkan.

“Masjid juga bisa membuat kegiatan yang menyenangkan. Kami ingin menciptakan masjid yang ramah anak dan berperan dalam tumbuh kembang mereka,” ujar Amel, yang juga aktif di Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah Buduran.

Dia menambahkan, kegiatan ini menjadi alternatif positif agar anak-anak tak hanya terpaku pada gawai dan mampu mengeksplorasi lingkungan sekitar sambil menambah teman baru.

Apresiasi juga datang dari Ketua Takmir Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran, Ridwan Manan. Ia bangga terhadap kreativitas anak-anak muda AMM.

“Energi anak muda itu luar biasa. Masjid Ar-Royyan akan terus menjadi ruang terbuka bagi mereka untuk berkarya dan menyalurkan energi positif dengan tetap berlandaskan akhlak dan nilai-nilai agama,” ujar Ridwan.

Kids Traveller menjadi bukti bahwa kegiatan masjid dapat dikemas menarik, edukatif, dan penuh kegembiraan.

Dengan pendekatan kreatif seperti ini, anak-anak tidak hanya mencintai masjid sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang bermain, belajar, dan bertumbuh menjadi generasi Islam yang berkemajuan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu