Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kiprah sebagai Mendikbud dan Menko PMK: Muhadjir Effendy Dikukuhkan Guru Besar

Iklan Landscape Smamda
Kiprah sebagai Mendikbud dan Menko PMK: Muhadjir Effendy Dikukuhkan Guru Besar
pwmu.co -

Tingkat Nasional

Muhadjir Effendy. (Hassan Al Wildan/PWMU.CO)
Muhadjir Effendy. (Hassan Al Wildan/PWMU.CO)

Di tingkat nasional, ia juga mendorong peningkatan kompetensi siswa melalui berbagai ajang seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI), Festival Literasi Sekolah (FLS), dan Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI). Kebijakan ini membuktikan dedikasinya dalam menyiapkan generasi unggul yang siap bersaing di tingkat global.

Berbagai kebijakan yang diterapkan Muhadjir terus menjadi pondasi pendidikan Indonesia hingga saat ini. Berkat kerja kerasnya, Muhadjir juga meraih penghargaan tanda kehormatan Bintang Mahaputra Adipradana dari Presiden Joko Widodo. Ia meninggalkan jejak yang kuat dalam upaya pemerataan pendidikan, peningkatan kualitas guru, serta penguatan karakter siswa sebagai generasi penerus bangsa.

Bahkan, Arief Rachman, seorang tokoh pendidikan Indonesia, memberikan apresiasi terhadap kepemimpinannya dengan mengatakan bahwa Muhadjir adalah seorang pendidik yang memiliki filosofi pendidikan yang luas, berorientasi pada pendidikan berbasis karakter, dan memiliki wawasan global.

Kiprah Sebagai Menko PMK

Di sisi lain, selama mengemban tugas sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir telah banyak menorehkan pencapaian dan penghargaan bergengsi. Dalam kepemimpinannya, Kemenko PMK berhasil menurunkan prevalensi stunting di tanah air.

Indonesia berhasil mengurangi angka stunting sebesar 9,3% dalam lima tahun terakhir. Prevalensi stunting turun tajam dari 30,8% pada 2018 (Riskesdas) menjadi 21,5% pada 2023. Hal itu tak lepas dari strateginya seperti distribusi alat kesehatan standar ke posyandu dan puskesmas serta pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita.

Program menarik lainnya adalah Pengukuran dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting pada Juni 2024. Dalam program tersebut, lebih dari 300.000 posyandu terlibat, dengan lebih dari 16 juta balita berhasil diukur. Program ini diharapkan dapat mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Berkat kebijakan Muhadjir, peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia juga tercermin dalam hasil yang dicapai dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus menunjukkan peningkatan. Pada tahun 2019, IPM Indonesia tercatat sebesar 71,92 poin, yang kemudian meningkat 74,39 poin pada 2023. Ini menunjukkan hasil positif dari berbagai kebijakan pemerintah yang berfokus pada sektor pendidikan, kesehatan, dan peningkatan standar hidup yang layak.

Kiprah panjang Muhadjir sebagai Mendikbud dan Menko PMK juga mengantarkannya pada sederet penghargaan. Di antaranya Pioneer of National Education and Social Empowerment Pasca Award (2024), Tanda kehormatan Lencana Jer Basuki Mawa Beya (2024), Penghargaan Extraordinary Attention Towards The Welfare Of The Young Generation (2024), Anugerah Parahita Ekapraya (APE) (2020), Tanda kehormatan Bintang Mahaputra Adipradana dari Presiden Joko Widodo (2020), Penghargaan Best Ministers Obsession Award (2020), Tokoh Penggerak Local Heroes hingga UNESCO-Hamdan bin Rashid Al-Makhtoum (2020).

Melalui berbagai pencapaian ini, Muhadjir telah membuktikan dedikasi dan kontribusinya dalam memajukan pendidikan dan pembangunan manusia Indonesia. Membangun sistem yang lebih inklusif dan membangun manusia unggul untuk menyiapkan generasi emas 2045 yang kompetitif di era globalisasi. (*)

Penulis Hassan Al Wildan Editor Amanat Solikah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu