
PWMU.CO – Sekretaris Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Gresik M Fadloli Aziz bersama Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Perumahan Pongangan Indah (PPI) Hon Jaelani dan Kepala SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik Ahmad Faizun melakukan kunjungan ke sekolah yang baru berdiri tahun ini: SD Muhammadiyah 1 (Mutu) Bawean Gresik, Ahad (10/11/19).
Berbeda dengan kunjungan sekolah sebagaimana lazimnya, kunjungan diadakan di rumah siswa kelas I Olivia Ghilda Aziga, putri dari Rabiatul Adawiyah, Ketua Ikatan Wali Murid Muhammadiyah (IKWAM) SD Mutu Bawean.
Kunjungan tersebut bersamaan dengan kegiatan silaturahmi siswa dan wali murid SD Mutu Bawean yang rutin diadakan setiap bulan. Kegiatan dikemas dengan pelibatan siswa mengisi acara dan wali murid dalam acara sesi penyampaian pendapat dan masukan (sharing session).
Di depan rombongan dari Gresik, para guru, dan wali murid SD Mutu yang lain, Yana Handayani—ibu dari Nyimas Naya Nawiyah, kelas 1 Rusa—mengungkapkan kegembiraannya dengan perkembangan karakter putrinya.
“Saat liburan di Batu, ananda Naya kesiangan belum shalat Subuh, ananda Naya menangis. Bunda aku belum shalat Subuh. Merasa bersalah,” ujarnya.
Ia merasakan ada perubahan dalam diri putrinya, yang semula shalat masih disuruh, sekarang sudah dengan kesadarannya sendiri. “Yang didapat di SD Mutu Bawean, amazing. Ayahnya merasa bahagia banget sampai dipeluk berkali-kali. Ayahnya sampai berlinang air mata,” ungkapnya.
Kebahagiaan yang ia rasakan bersama sang suami sangat terasa. “Kami sampai bingung nanti mau kami pindahkan ke sekolah apa di Jakarta karena sebentar lagi keluarga ada rencana mau pindah ke Jakarta,” tutur Yana Handayani membuat para hadirin juga terharu berkaca-kaca mendengar ceritanya.

Sementara itu, Hon Jaelani menyampaikan harapannya agar SDMM dan SD Mutu Bawean mengedapankan nilai-nilai Al Islam dalam kehidupan sehari-hari melalui pembiasaan dan penguatan pemahaman materi pembelajaran Al Islam dengan baik.
“Sekolah harus mempunyai kreativitas dan inovasi agar tidak monoton dalam pembelajaran Al Islam,” ucapnya sambil menyampaikan beberapa prestasi akademik dan non-akademik bidang Al Islam yang sudah diraih SDMM.
Pak Hon—begitu ia biasa disapa—juga berharap kekompakan wali murid SD Mutu Bawean dalam mendukung program sekolah. “Saya lihat dari media sosial SD Mutu Bawean, Ikwam-nya sudah kompak dalam mendukung program sekolah. Yang paling pokok adalah keterbukaan dan komunikasi yang baik antara sekolah, Ikwam, dan pengurus sekolah,” tuturnya.
Menurutnya, ketiga komponen itu merupakan pilar untuk kesuksesan belajar siswa di sekolah. “Mohon disampaikan berita-berita baik tentang kemajuan-kemajuan sekolah kita,” saran Pak Hon. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni.






0 Tanggapan
Empty Comments