Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 08 (MIM 08) Pelangwot terus menunjukkan perkembangan dan spirit bermuhammadiyah yang kuat. Dengan dukungan tinggi dari para wali siswa, berbagai kegiatan dan program madrasah dapat berjalan optimal.
Kisah lahirnya paguyuban wali siswa bermula saat Visitasi Akreditasi MIM 08 pada 13–14 September 2023. Dua asesor, yakni Sumarianto, S.Pd., M.Pd. dan Drs. Komarudin, M.M., tidak hanya menilai administrasi dan kinerja kepala madrasah—yang saat itu dijabat oleh Dra. Nur Inayati—tetapi juga mewawancarai guru, siswa, dan wali siswa.
Ruang kelas disulap menjadi ruang sidang, kursi ditata melingkar menyerupai huruf O, dan suasana terasa tegang namun berkesan.
Tiga wali siswa yang mewakili, yaitu Zum’atun Kholifah (kelas 2), Qurrota A’yun (kelas 5), dan Kuliawati (kelas 6), menjalani sesi wawancara selama satu jam yang terasa sangat panjang. Seusai keluar ruangan, ketiganya saling melepaskan ketegangan dengan candaan ringan. Beberapa bulan kemudian, kabar gembira datang: MIM 08 resmi meraih Akreditasi A.
Dari pengalaman tersebut, muncullah gagasan untuk membentuk paguyuban wali siswa. Ternyata, ide yang sama juga dimiliki oleh Kepala Madrasah, Dra. Nur Inayati. Tepat pada 25 November 2023, usai upacara Hari Guru Nasional, paguyuban wali siswa terbentuk secara aklamasi dengan memilih Zum’atun Kholifah sebagai ketua periode 2023/2024.
Sejak itu, paguyuban terlibat dalam berbagai kegiatan madrasah, seperti Akhirussanah, Market Day, Pertari, peringatan Hari Kemerdekaan, berbagi takjil Ramadan, hingga aksi dukungan Palestina.
Kepala Madrasah Baru, Semangat Baru
Setelah dua periode kepemimpinan, masa jabatan Dra. Nur Inayati berakhir. Posisi Kepala MIM 08 kemudian diamanahkan kepada Ali Imron, S.Pd.I., yang sebelumnya menjabat Waka Kurikulum. Memasuki periode 2024–2028, Ali Imron tetap melibatkan paguyuban dalam berbagai program madrasah, bahkan lebih intens.
Pada tahun 2024, kepengurusan paguyuban diperbarui untuk periode 2024–2027. Zum’atun Kholifah kembali dipercaya sebagai ketua. Ali Imron kemudian memberikan nama baru bagi paguyuban tersebut, yakni IKWAMU (Ikatan Wali Murid), agar memiliki identitas yang lebih kuat dan tidak generatif.
Makna Logo IKWAMU MIM 08
Setelah nama IKWAMU ditetapkan, Zum’atun turut berkontribusi dengan membuat logo baru sebagai simbol semangat kebersamaan wali siswa.
Makna logo tersebut adalah:
- Lingkaran biru dengan tulisan IKWAMU melambangkan kekompakan wali siswa MIM 08 dalam menjaga stabilitas dan kepercayaan terhadap madrasah.
- Ilustrasi figur manusia berwarna-warni yang memegang erat tulisan MIM 08 di latar putih menggambarkan niat suci dari berbagai latar belakang wali siswa yang bersatu untuk memajukan madrasah.
Di bawah kepemimpinan Ali Imron, MIM 08 kembali mencatat sejumlah prestasi baik dari sisi guru maupun siswa. Baik Ali Imron maupun Zum’atun Kholifah merupakan alumni MIM 08, sehingga kecintaan mereka kepada madrasah menjadi panggilan hati untuk terus menghidupkan pesan KH. Ahmad Dahlan: “Setia kepada Muhammadiyah.”
Madrasah berharap IKWAMU terus menjadi mitra strategis yang solid dan berkolaborasi dalam menjalankan program-program pendidikan di MIM 08.
Sebagai penutup, Zum’atun Kholifah mengingatkan, selama kita masih diberi kesempatan hidup, jangan menunda kebaikan. Sekecil apa pun amal itu, bisa menjadi pemberat mizan di akhirat. Fastabiqul khairat. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments