
PWMU.CO – Suasana penuh kehangatan dan semangat kolaborasi mewarnai pembukaan Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKN-T) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) di Desa Ketimang, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, pada Ahad (27/7/2025).
Bertempat di lingkungan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Desa Ketimang, kegiatan ini menandai dimulainya pengabdian lintas prodi mahasiswa Umsida selama tiga bulan ke depan di tengah masyarakat.
Kegiatan pembukaan KKN-T 17 ini dihadiri berbagai tokoh desa, antara lain Kepala Desa Ketimang, Ketua PRM dan PRA, Ketua RT, hingga tokoh agama setempat seperti Pembina Masjid Al Ikhlas. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap keterlibatan mahasiswa Umsida dalam menjawab kebutuhan desa secara langsung melalui program-program pemberdayaan.
Ketua PRM dan PRA Desa Ketimang menyambut gembira kehadiran mahasiswa KKN-T. Dalam sambutannya, mereka menyatakan kesediaan untuk mendampingi dan memfasilitasi seluruh program kerja mahasiswa.
“Ini sebuah kebanggaan bagi kami. Mahasiswa Umsida membawa semangat perubahan yang segar. Kami mendukung penuh kegiatan mereka, terutama di bidang keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan,” ungkap salah satu tokoh Muhammadiyah Ketimang.
Semangat gotong royong dan kolaborasi juga terasa dari keterbukaan warga dalam menerima kehadiran mahasiswa. KKN-T ini menjadi ajang penting membangun kedekatan antara kampus dan desa dalam semangat dakwah dan pemberdayaan masyarakat.
Pesan Dosen Pembimbing Lapangan: Jaga Nama Baik Umsida
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-T 17 Ketimang, Dr Andi Mardiana MPd hadir langsung dalam pembukaan. Ia menitipkan mahasiswa kepada warga dan pimpinan ranting Muhammadiyah-Aisyiyah selama menjalankan program pengabdian.
“Saya titip anak-anak kami, mahasiswa Umsida, untuk belajar, mengabdi, dan tumbuh bersama masyarakat selama tiga bulan. Saya yakin mereka bisa membawa semangat positif,” tuturnya.
Sebelum menutup sambutannya, Dr Andi Mardiana berpesan tegas agar mahasiswa menjaga nama baik kampus.
“Jaga nama baik Umsida, karena kampus ini namanya terjaga oleh orang-orang yang baik,” ucapnya, disambut tepuk tangan dari seluruh hadirin.


0 Tanggapan
Empty Comments