Masa remaja adalah fase krusial dalam pembentukan identitas, perilaku, dan keputusan hidup, termasuk dalam menjaga kesehatan. Menyadari pentingnya hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 12 Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) tahun akademik 2025/2026 menggelar penyuluhan tentang Penyakit Menular Seksual (PMS).
Kegiatan tersebut berlangsung di SMP Negeri 3 Pacet, Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Selasa, 5 Agustus 2025, pukul 09.00–11.30 WIB. Kegiatan ini ditujukan kepada siswa kelas 9 untuk memberikan pemahaman yang tepat mengenai risiko dan pencegahan PMS. Edukasi ini menjadi langkah awal penting agar remaja mampu menjaga diri, memahami dampak kesehatan, dan membuat keputusan yang sehat sejak usia muda.
Pencegahan PMS
Penyuluhan dibuka dengan pemaparan materi yang disampaikan menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan sesuai usia. Materi meliputi pengertian PMS, jenis-jenis penyakit seperti HIV/AIDS, gonore, HPV, dan klamidia, cara penularannya, hingga dampak fisik dan mental yang ditimbulkan. Selain itu, tim KKN menjelaskan langkah-langkah pencegahan yang aman, bertanggung jawab, dan sesuai norma kesehatan.
“Tujuan kami bukan untuk menakut-nakuti, tapi memberi pemahaman yang benar. Kami ingin adik-adik punya bekal untuk menjaga diri dengan bijak,” ujar Ara, pemateri dari KKN Kelompok 12.
Antusiasme siswa terlihat jelas saat sesi tanya jawab. Banyak yang aktif mengajukan pertanyaan, menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap topik yang biasanya jarang dibahas secara terbuka di sekolah. Seluruh pertanyaan dijawab dengan pendekatan edukatif, empatik, dan tanpa menghakimi, sehingga tercipta suasana yang aman dan nyaman bagi siswa untuk berbagi.
Setelah penyuluhan, siswa mendapatkan snack ringan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka. Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi bersama, mengajak siswa merenungkan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan membuat keputusan yang bertanggung jawab demi masa depan.
Pihak sekolah menyambut positif kegiatan ini. Guru dan Kepala Sekolah menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN membawa topik penting yang sering dianggap tabu di masyarakat. Melalui kegiatan ini, KKN Kelompok 12 UM Surabaya berharap siswa dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, memahami risiko PMS, dan menjadi remaja yang mampu membuat keputusan sehat bagi diri sendiri dan lingkungannya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments